Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Skor Como 1907 Vs Pisa 5-0, Fabregas: Kemenangan Ini Untuk Michael Bambang Hartono

Kompas.com, 22 Maret 2026, 22:43 WIB
Thomas Wardana

Penulis

KOMPAS.com - Cesc Fabregas memberikan tanggapan usai laga Como 1907 vs Pisa yang berakhir dengan skor telak 5-0 pada pekan ke-30 Liga Italia 2025-2026.

Pertandingan Como 1907 vs Pisa digelar di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Minggu (22/3/2026) malam WIB.

Kemenangan ini cukup penting bagi Como yang saat ini masih berupaya keras untuk bisa mengejar mimpi lolos ke Liga Champions musim depan.

Bermodalkan empat kemenangan beruntun di Serie A, Como kini menjelma menjadi tim papan atas yang memiliki visi permainan yang jelas.

Baca juga: Hasil Como 1907 Vs Pisa 5-0: Penghormatan Indah untuk Michael Bambang Hartono

Fabregas secara tersirat menunjukkan kepuasannya atas penampilan I Lariani pada laga melawan Pisa.

"Dalam beberapa hari terakhir, kami terus mengatakan pada diri sendiri bahwa ini akan menjadi pertandingan yang berbeda. Kami menyerang ruang dengan baik untuk dua gol pertama." 

"Tim bermain cerdas, ini merupakan pengalaman tambahan untuk perkembangan para pemain. Sekarang ada waktu untuk beristirahat," jelasnya dikutip dari Tutto Mercato Web.

Baca juga: Mengheningkan Cipta untuk Michael Bambang Hartono di Laga Como 1907 Vs Pisa

Persembahan untuk Michael Bambang Hartono

Hasil ini menjadi kado perpisahan terindah Como 1907 kepada mendiang Michael Bambang Hartono yang tutup usia pada Kamis (19/3/2026) lalu di Singapura.

Momen mengheningkan cipta selama satu menit juga sempat dilakukan sebelum laga dimulai sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Michael Bambang Hartono.

Cesc Fabregas mengatakan jika kemenangan ini juga diperuntukkan untuk sang pemilik klub yang dianggap memiliki jasa bagi Como.

Baca juga: Fabregas Kenang Michael Bambang Hartono: Como Kehilangan Sosok Penting

"Hari ini adalah kemenangan yang sangat penting. Kami kehilangan orang yang sangat penting di klub, tetapi kami di sini berkat orang-orang yang percaya pada klub, pada kota ini, kita tidak boleh melupakannya." 

"Ini harus dikenang dengan penuh kasih sayang, kemenangan untuk Michael dan seluruh keluarga Hartono," tuturnya.

Marc Oliver Kempf merayakan gol dengan rekan satu timnya  dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Como vs Juventus di Stadion Giuseppe Sinigaglia di Como, Italia pada 19 Oktober 2025 (Foto oleh Piero CRUCIATTI / AFP)AFP/PIERO CRUCIATTI Marc Oliver Kempf merayakan gol dengan rekan satu timnya dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Como vs Juventus di Stadion Giuseppe Sinigaglia di Como, Italia pada 19 Oktober 2025 (Foto oleh Piero CRUCIATTI / AFP)

Perjalanan Como di Bawah Djarum

Perjalanan Como 1907 memang tak mudah mengingat mereka sempat terpuruk di Serie D sebelum akhirnya Djarum melalui SENT Entertainment membeli dengan harga 800 ribu euro, setara dengan Rp12,5 miliar.

Sejak diakuisisi Djarum, Como 1907 semakin berkembang dan menunjukkan perubahan pesat dengan melompati tiga level dalam kurun lima tahun.

Sempat menjadi juara Serie C pada 2021, Como 1907 akhirnya lolos di liga elite Italia, Serie A, setelah 21 tahun absen.

Baca juga: Como 1907 Ucapkan Dukacita atas Wafatnya Michael Bambang Hartono

Pada musim ini, Como 1907 yang diperkuat sebagian besar pemain muda yang dididik oleh Fabregas menjelma menjadi tim raksasa dan bersaing di papan atas Serie A sekaligus berpeluang lolos ke Liga Champions.

"Suasananya sangat bagus, orang-orang bahagia, dan kita semua menginginkan lebih, tetapi mereka menikmati perjalanannya."

"Pada 6-7 tahun yang lalu, kami adalah tim provinsi di Serie D, sekarang mereka membuat kemajuan: sulit untuk tidak jatuh cinta dengan para pemain muda ini." 

"Kami mencapai apa yang telah kami tetapkan dua tahun lalu. Kami tahu ke mana kami ingin pergi dan bagaimana kami ingin melakukannya, yang sangat penting bagi saya," sambung Fabregas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Timnas Indonesia
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Liga Lain
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Internasional
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Internasional
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Internasional
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau