NUSANTARA, KOMPAS.com - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono memastikan SMA Taruna Nusantara mulai beroperasi di IKN pada Tahun Ajaran (TA) baru 2026.
Kepastian tersebut disampaikannya usai Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI di Jakarta, Senin (30/3/2026).
Basuki menjelaskan, kesiapan pembangunan sekolah tersebut saat ini telah mencapai sekitar 90 persen.
Dengan progres itu, operasional sekolah ditargetkan dapat dimulai sesuai jadwal tahun ajaran baru.
"Kalau menurut rencananya itu tahun ajaran ini akan mulai. Jadi semua sekarang sudah 90 persen lagi, jadi tahun ajaran baru," ungkap Basuki.
Baca juga: SMA Taruna Nusantara dan Sekolah Terpadu IKN Siap Sambut Siswa Baru
Menurutnya, persiapan tidak hanya mencakup pembangunan fisik, tetapi juga kesiapan siswa dan tenaga pengajar.
Dia menyebutkan sejumlah siswa saat ini telah berada di lokasi sementara seperti Cimahi dan Malang.
Selain itu, fasilitas pendukung seperti hunian guru juga telah disiapkan, dengan memanfaatkan rumah susun (rusun) yang tersedia di IKN.
Menurutnya, seluruh proses persiapan terus dikebut agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan tanpa kendala saat dimulai nanti.
Sejumlah institusi pendidikan papan atas yang telah menjadi sorotan publik kini memasuki tahap final kesiapan operasi.
Selain SMA Taruna, terdapat tiga institusi pendidikan yang siap menyambut angkatan pertama di IKN seperti Sekolah Garuda dan Sekolah Terpadu Kementerian Agama (Kemenag) untuk melengkapi diversitas pilihan kurikulum nasional.
Empat lembaga pendidikan lainnya yang telah melakukan groundbreaking adalah Nusantara Intercultural School (NIS), Australian Independent School (AIS), Al-Azhar Summarecon, dan Sekolah Bina Bangsa.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang