Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Iran Lobi FIFA, Minta Piala Dunia 2026 Dipindah dari AS ke Meksiko

Kompas.com, 17 Maret 2026, 13:48 WIB
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Penulis

Sumber AFP

KOMPAS.com - Federasi Sepak Bola Iran dilaporkan tengah melakukan negosiasi intensif dengan FIFA untuk memindahkan pertandingan babak penyisihan grup mereka di Piala Dunia 2026. 

Teheran meminta agar laga yang sedianya digelar di Amerika Serikat (AS) dialihkan ke Meksiko.

Hal ini menyusul eskalasi konflik bersenjata setelah serangan AS dan Israel ke wilayah Iran yang dimulai sejak 28 Februari lalu.

Mengutip laporan AFP, Senin (16/3/2026), Kedutaan Besar Iran di Meksiko telah mengonfirmasi proses negosiasi tersebut. 

Baca juga: Iran Klaim Tak Bisa Disingkirkan dari Piala Dunia, Kecam Peringatan Trump

Alasan keamanan

Keikutsertaan skuad "Melli" dalam turnamen yang digelar di AS, Kanada, dan Meksiko musim panas ini memang terus menjadi tanda tanya besar sejak perang pecah.

Kepala Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menegaskan bahwa keselamatan pemain adalah prioritas utama. 

Ia merujuk pada pernyataan Presiden AS Donald Trump yang dinilai tidak memberikan jaminan keamanan bagi delegasi Iran.

"Ketika (Presiden AS Donald) Trump secara eksplisit menyatakan bahwa dia tidak dapat menjamin keamanan tim nasional Iran, kami tentu tidak akan melakukan perjalanan ke AS," ujarnya melalui akun X resmi Kedutaan Besar Iran.

"Saat ini kami sedang bernegosiasi dengan FIFA untuk menggelar pertandingan Iran di Piala Dunia di Meksiko," sambungnya.

Baca juga: Trump Sebut Timnas Iran Tak Pantas Ikut Piala Dunia di AS, Bahas soal Keamanan

Iran bermarkas di Arizona

Daftar negara yang lolos ke Piala Dunia 2026FIFA.com Daftar negara yang lolos ke Piala Dunia 2026

Iran dijadwalkan menghadapi Selandia Baru dan Belgia di Los Angeles dan Mesir di Seattle.

Saat ini, markas tim Iran untuk Piala Dunia 2026 direncanakan akan berlokasi di Tucson, Arizona.

Abolfazl Pasandideh, duta besar Iran untuk Meksiko, mengecam kurangnya kerja sama pemerintah AS terkait penerbitan visa dan penyediaan dukungan logistik. untuk delegasi Iran menjelang Piala Dunia.

"Kami menyarankan kepada FIFA agar pertandingan Iran dipindahkan dari Amerika Serikat ke Meksiko," ujarnya dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Bisakah Iran Mundur dari Piala Dunia, Apa yang Akan Terjadi?

FIFA tidak segera menanggapi permintaan komentar dari AFP.

Pekan lalu, Trump memicu kehebohan setelah menyatakan, meskipun tim sepak bola Iran akan disambut baik di AS, mereka seharusnya tidak melakukan perjalanan ke turnamen tersebut demi keselamatan dan keamanan.

Komentar Trump muncul setelah presiden FIFA Gianni Infantino memberikan jaminan mengenai nasib Iran di Piala Dunia 2026.

"Tidak ada yang bisa mengecualikan tim nasional Iran dari Piala Dunia," respons federasi sepak bola Iran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Mengapa Israel Menolak Disalahkan Atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon?
Mengapa Israel Menolak Disalahkan Atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon?
Internasional
Irak Mendadak 'Lupa Perang' Usai Lolos Piala Dunia, Ukir Sejarah 40 Tahun
Irak Mendadak "Lupa Perang" Usai Lolos Piala Dunia, Ukir Sejarah 40 Tahun
Internasional
Tunggu Serangan Darat AS, Menlu Iran: Mereka Tak Akan Berani
Tunggu Serangan Darat AS, Menlu Iran: Mereka Tak Akan Berani
Internasional
Houthi Tembakkan Rudal ke Israel, Klaim Serangan Gabungan dengan Iran-Hizbullah
Houthi Tembakkan Rudal ke Israel, Klaim Serangan Gabungan dengan Iran-Hizbullah
Internasional
Paus Leo XIV Desak Trump Cari Jalan Keluar Perang di Iran
Paus Leo XIV Desak Trump Cari Jalan Keluar Perang di Iran
Internasional
Spesifikasi USS George HW Bush yang Dikirim AS ke Timur Tengah
Spesifikasi USS George HW Bush yang Dikirim AS ke Timur Tengah
Internasional
Iran Tembaki Kapal Tanker Qatar, 1 Rudal 'Nyangkut' di Ruang Mesin
Iran Tembaki Kapal Tanker Qatar, 1 Rudal "Nyangkut" di Ruang Mesin
Internasional
Trump Ngamuk Perancis Blokir Pesawat AS ke Israel: Kami Akan Mengingatnya
Trump Ngamuk Perancis Blokir Pesawat AS ke Israel: Kami Akan Mengingatnya
Internasional
Iran Akui Jalin Kontak dengan AS, tapi Bantah Ada Negosiasi
Iran Akui Jalin Kontak dengan AS, tapi Bantah Ada Negosiasi
Internasional
China Mulai Terdampak Perang Iran, Bisa Picu Risiko Besar
China Mulai Terdampak Perang Iran, Bisa Picu Risiko Besar
Internasional
Berbalik Arah, Uni Emirat Arab Siap Ikut AS Lawan Iran demi Buka Selat Hormuz
Berbalik Arah, Uni Emirat Arab Siap Ikut AS Lawan Iran demi Buka Selat Hormuz
Internasional
Warga AS Ikut Tanggung Dampak Perang, Marah Harga BBM yang Meroket
Warga AS Ikut Tanggung Dampak Perang, Marah Harga BBM yang Meroket
Internasional
Trump Akan Tinggalkan Perang Iran meski Tanpa Kesepakatan, Abaikan Masalah Selat Hormuz
Trump Akan Tinggalkan Perang Iran meski Tanpa Kesepakatan, Abaikan Masalah Selat Hormuz
Internasional
Dewan Sains Trump Diisi Para Miliarder Rp 15.000 Triliun, Mengapa Ilmuwan Akademik Tersingkir?
Dewan Sains Trump Diisi Para Miliarder Rp 15.000 Triliun, Mengapa Ilmuwan Akademik Tersingkir?
Internasional
Mengapa Selat Hormuz Sulit Direbut dari Iran?
Mengapa Selat Hormuz Sulit Direbut dari Iran?
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau