Penulis
TEHERAN, KOMPAS.com - Federasi Sepak Bola Iran menyatakan sikap tegas menjelang putaran final Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko.
Presiden Federasi Sepak Bola Iran Mehdi Taj menegaskan bahwa pihaknya hanya memboikot AS dan memastikan tim nasional Iran tetap berpartisipasi dalam turnamen sepakbola paling akbar sejagad tersebut.
"Kami akan mempersiapkan diri untuk Piala Dunia. Kami akan memboikot AS tetapi bukan Piala Dunia," ujar Taj dalam sebuah video yang dirilis oleh kantor berita Iran, Fars, pada Rabu (18/3/2026).
Pernyataan ini muncul di tengah ketidakpastian posisi Iran yang dijadwalkan melakoni laga fase grup di wilayah AS, sebagaimana dilansir AFP.
Saat ini, federasi sepak bola Iran dilaporkan telah membuka pembicaraan dengan FIFA untuk menjajaki kemungkinan pemindahan lokasi pertandingan mereka ke luar dari "Negeri Paman Sam".
Baca juga: FIFA Buka Suara soal Permintaan Iran untuk Pindah Lokasi Piala Dunia ke Meksiko
Di tengah polemik tersebut, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyatakan kesiapan negaranya untuk menjadi tuan rumah alternatif bagi laga-laga Iran di putaran pertama.
Hal ini menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah yang berdampak pada aspek keamanan olahraga.
Saat ditanya secara langsung mengenai kesediaan Meksiko menampung pertandingan tersebut, Sheinbaum memberikan jawaban singkat namun tegas.
"Ya," kata Sheinbaum dalam konferensi pers pada Selasa (17/3/2026).
"Meksiko menjaga hubungan diplomatik dengan setiap negara di dunia, oleh karena itu kami akan menunggu apa yang diputuskan oleh FIFA," lanjutnya.
Keikutsertaan Iran dalam Piala Dunia 2026 menjadi sorotan sejak konflik pecah bulan lalu.
Baca juga: Iran Lobi FIFA, Minta Piala Dunia 2026 Dipindah dari AS ke Meksiko
Konflik Timur Tengah dini dipicu oleh serangan gabungan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari.
Presiden AS Donald Trump sempat memberikan peringatan bahwa keselamatan para pemain Iran bisa terancam jika mereka tetap bersikeras melakukan perjalanan ke AS.
Padahal sebelumnya, Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut bahwa Trump telah memberikan jaminan bahwa tim Iran tetap diterima dengan baik.
Namun, situasi berbalik pekan lalu ketika Trump memicu kegaduhan dengan menyatakan bahwa timnas Iran sebaiknya tidak datang ke Piala Dunia demi keselamatan mereka sendiri.