SURABAYA, KOMPAS.com — Universitas Airlangga (Unair) Surabaya meningkatkan kuota penerimaan mahasiswa melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Sebanyak 2.506 calon mahasiswa dinyatakan lolos dari total 29.947 pendaftar.
“Karena memang ini sangat dimungkinkan karena SNBP itu sesuai dengan peraturan menteri itu penerimaan minimal 20 persen. Kita menerima di angka sekitar 23 persen,” kata Rektor Unair Muhammad Madyan, Selasa (31/3/2026).
Madyan menjelaskan, kuota SNBP tahun ini mencapai sekitar 23 persen, lebih tinggi dari ketentuan minimal sebesar 20 persen.
Kebijakan tersebut berdampak pada berkurangnya kuota jalur mandiri.
“Artinya kita menerima lebih (kuota SNBP) konsekuensinya adalah nanti jalur mandiri (kuota) kita akan semakin berkurang,” ujarnya.
Persaingan Ketat Antar Sekolah
Dari sisi sekolah, terdapat 6.791 sekolah yang mendaftar, namun hanya 1.219 sekolah yang berhasil diterima.
“Dari 6.791 sekolah pendaftar yang diterima hanya sebesar 1.219. Jadi ada sekitar 5.500 sekolah yang masih belum beruntung,” kata Madyan.
Tingkat keketatan seleksi tercatat sekitar 8,11 persen.
Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru Unair, Achmad Solihin, menyebut jumlah pendaftar SNBP tahun ini meningkat sekitar 1.000 dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 27.696 pendaftar.
“Artinya bahwa Unair ini tidak hanya dikenal dari Jawa Timur saja, tapi dikenal dari calon-calon mahasiswa di seluruh Indonesia dan itu terbukti dari setiap provinsi yang ada sudah terwakili semuanya,” ujarnya.
Unair mengingatkan peserta yang lolos SNBP untuk segera melakukan daftar ulang mulai 1 hingga 8 April 2026.
Selanjutnya, proses verifikasi data dan pembayaran akan berlangsung pada 5 hingga 13 April 2026.
“Sesuai dengan peraturan kementerian bahwa yang diterima di SNBP maka tidak boleh mengikuti jalur SNBT, otomatis sistemnya terblok,” kata Solihin.
Ia menambahkan, peserta yang tidak lolos SNBP masih memiliki kesempatan melalui jalur SNBT maupun seleksi mandiri.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang