KOMPAS.com - Pebulu tangkis Putri Kusuma Wardani masih menjadi satu-satunya tumpuan Indonesia di sektor tunggal putri.
Putri KW berjuang seorang diri mewakili Indonesia di turnamen BWF World Tour saat Gregoria Mariska Tunjung absen panjang akibat cedera.
Begitu pula junior-junior tunggal putri yang belum mapan secara ranking, sehingga tidak memungkinkan dikirim mengikuti turnamen level super 300 ke atas.
Performa Putri KW cukup konsisten dengan melangkah jauh di turnamen-turnamen penting. Terakhir dia mencapai perempat final All England dan finalis Swiss Open.
Baca juga: Hadiah Kejuaraan Asia Naik 10 Persen, Juara Bisa Kantongi Rp 691 Juta
Pencapaian Putri turut mengangkat posisinya di ranking dunia BWF. Dia kini menduduki peringkat ke-6.
Permainan ulet dan pukulan-pukulan tajam didukung postur ideal menjadi nilai plus seorang Putri KW yang membantunya bersaing di level elite tunggal putri.
Namun, Putri KW memiliki satu kecenderungan yang bisa menghambat perkembangan kariernya. Hal ini disadari oleh kepala pelatih tunggal putri PBSI, Imam Tohari.
Imam Tohari menyebut Putri Kusuma Wardani kurang percaya diri saat menghadapi pemain yang secara peringkat lebih tinggi darinya.
Baca juga: Daftar Unggulan Kejuaraan Asia 2026: Fajar/Fikri Dikepung Malaysia
Statistik berbicara. Putri KW belum pernah menang melawan An Se-young (ranking 1), Wang Zhi Yi (2), Chen Yu Fei (3), Akane Yamaguchi (4), dan Han Yue (5).
Perincian head-to-head Putri KW yaitu An Se-young (0-9), Wang Zhi Yi (0-7), Chen Yu Fei (0-3), Akane Yamaguchi (0-7), dan Han Yue (0-5).
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, kala beraksi dalam laga perempat final Swiss Open 2026 di St. Jakobshalle, 13 Maret 2026."Progres Putri sudah baik, tetapi untuk menembus jajaran empat besar dunia tentu tidak mudah," kata Imam Tohari beberapa Waktu lalu.
"Ia harus memahami kendala dalam dirinya, berani mengambil inisiatif, dan lebih percaya diri saat bertanding," tambahnya.
Baca juga: Daftar 17 Wakil Indonesia di Kejuaraan Asia 2026, Ada Jonatan Christie
Terdekat, Putri Kusuma Wardani akan kembali turun ke lapangan mewakili Indonesia dalam ajang Kejuaraan Asia 2026 di Ningbo, China, 7-12 April mendatang.
Modal berharga dari All England (perempat final) dan Swiss Open (finalis) digunakan untuk meraih prestasi tinggi di Kejuaraan Asia nanti.
"Konsistensi Putri di atas lapangan masih harus ditingkatkan, terutama dalam kontrol pikiran dan cara bermain," ucap Imam Tohari.
"Faktor mental cukup memengaruhi penampilannya. Saya berharap Putri bisa mengatasi hal tersebut untuk ke depannya," begitu pesan Imam Tohari.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang