Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menu Bekal Mudik Biar Tetap Fokus, Ini Rekomendasi Makanan Penambah Stamina dari Ahli Gizi

Kompas.com, 20 Maret 2026, 04:30 WIB
Ella Triana

Penulis

KOMPAS.com - Perjalanan mudik jarak jauh sering kali membuat tubuh cepat lelah dan mengantuk, terutama bagi pengemudi yang harus berkonsentrasi selama berjam-jam di jalan.

Kurang tidur, dehidrasi, hingga pola makan yang kurang tepat bisa memperburuk kondisi ini dan menurunkan fokus saat berkendara.

Ahli gizi dari IPB University, Karina Rahmadia Ekawidyani, menjelaskan bahwa pemilihan makanan sebelum dan selama mudik berperan penting dalam menjaga stamina.

Alih-alih mengandalkan camilan manis atau gorengan, tubuh justru membutuhkan asupan gizi seimbang agar energi tetap stabil sepanjang perjalanan.

Berikut pilihan makanan yang bisa membantu menjaga stamina dan mencegah kantuk saat mudik:

Baca juga: 

1. Karbohidrat kompleks untuk energi tahan lama

Pilih sumber karbohidrat kompleks seperti beras merah, oat, jagung, kentang, atau ubi. Jenis makanan ini dicerna lebih lambat sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mencegah rasa lemas di tengah perjalanan.

2. Protein rendah lemak agar kenyang lebih lama

Asupan protein seperti ayam tanpa kulit, ikan, daging tanpa lemak, atau putih telur dapat membantu mempertahankan energi sekaligus memperlambat rasa lapar. Selain itu, protein juga mendukung metabolisme tubuh tetap optimal.

Baca juga: 5 Rekomendasi Kuliner Legendaris di Cirebon untuk Pemudik

3. Lemak baik sebagai cadangan energi

Lemak tak jenuh dari ikan, kacang-kacangan, minyak zaitun, atau alpukat bisa menjadi sumber energi tambahan. Jenis lemak ini juga membantu penyerapan vitamin dalam tubuh agar lebih maksimal.

4. Buah dan sayur untuk hidrasi dan serat

Buah dan sayur kaya akan vitamin, mineral, serta kandungan air yang membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi. Konsumsi keduanya juga penting untuk menjaga sistem pencernaan tetap lancar selama perjalanan.

Selain memperhatikan asupan makanan, pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih yang cukup.

Konsumsi kafein seperti kopi atau teh boleh saja, namun sebaiknya dibatasi agar tidak berlebihan. Jika rasa kantuk mulai muncul, sebaiknya tidak memaksakan diri dan segera beristirahat demi menjaga keselamatan selama perjalanan mudik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau