Penulis
KOMPAS.com - Perjalanan mudik jarak jauh sering kali membuat tubuh cepat lelah dan mengantuk, terutama bagi pengemudi yang harus berkonsentrasi selama berjam-jam di jalan.
Kurang tidur, dehidrasi, hingga pola makan yang kurang tepat bisa memperburuk kondisi ini dan menurunkan fokus saat berkendara.
Ahli gizi dari IPB University, Karina Rahmadia Ekawidyani, menjelaskan bahwa pemilihan makanan sebelum dan selama mudik berperan penting dalam menjaga stamina.
Alih-alih mengandalkan camilan manis atau gorengan, tubuh justru membutuhkan asupan gizi seimbang agar energi tetap stabil sepanjang perjalanan.
Berikut pilihan makanan yang bisa membantu menjaga stamina dan mencegah kantuk saat mudik:
Baca juga:
Pilih sumber karbohidrat kompleks seperti beras merah, oat, jagung, kentang, atau ubi. Jenis makanan ini dicerna lebih lambat sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mencegah rasa lemas di tengah perjalanan.
Asupan protein seperti ayam tanpa kulit, ikan, daging tanpa lemak, atau putih telur dapat membantu mempertahankan energi sekaligus memperlambat rasa lapar. Selain itu, protein juga mendukung metabolisme tubuh tetap optimal.
Baca juga: 5 Rekomendasi Kuliner Legendaris di Cirebon untuk Pemudik
Lemak tak jenuh dari ikan, kacang-kacangan, minyak zaitun, atau alpukat bisa menjadi sumber energi tambahan. Jenis lemak ini juga membantu penyerapan vitamin dalam tubuh agar lebih maksimal.
Buah dan sayur kaya akan vitamin, mineral, serta kandungan air yang membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi. Konsumsi keduanya juga penting untuk menjaga sistem pencernaan tetap lancar selama perjalanan.
Selain memperhatikan asupan makanan, pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih yang cukup.
Konsumsi kafein seperti kopi atau teh boleh saja, namun sebaiknya dibatasi agar tidak berlebihan. Jika rasa kantuk mulai muncul, sebaiknya tidak memaksakan diri dan segera beristirahat demi menjaga keselamatan selama perjalanan mudik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang