Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Simpan Opor Ayam agar Tetap Aman dan Lezat, Warga Harus Tahu!

Kompas.com, 20 Maret 2026, 05:48 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

KOMPAS.com - Opor ayam merupakan kuliner yang identik dengan Hari Raya Lebaran. Momen berkumpul bersama keluarga tentu akan semakin lengkap jika duduk bersama sambil menyantap opor ayam.

Opor ayam biasanya disajikan dengan potongan ketupat. Kuah opor tentu akan semakin nikmat disantap.

Dibuat dalam porsi yang besar, opor ayam biasanya akan sisa. Perlu trik khusus untuk menyimpan opor ayam agar tetap aman dan lezat saat kembali dimakan.

Baca juga: Ada Menu Opor Ayam di Kereta Makan saat Lebaran, KA Mana Saja?

Seperti apa cara menyimpan opor ayam? Berikut tipsnya.

Trik menyimpan masakan lebaran tanpa kulkas

Jika tidak memiliki kulkas, kamu bisa membiarkan makanan tetap tersimpan di dalam panci dan diletakkan di atas kompor. Namun, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan.

  • Tutup panci terlebih dahulu

Sebelum menyimpan sayur bersantan seperti opor ayam atau sayur godog, tutup panci dengan rapat.

  • Panaskan hingga mendidih

Panaskan sayur hingga mendidih agar bakteri yang dapat menyebabkan makanan cepat basi mati.

  • Biarkan uap panas hilang

Setelah mendidih, buka tutup panci dan biarkan hingga uap panas menghilang. Pastikan sayur tidak dalam keadaan terlalu panas sebelum disimpan kembali.

  • Jangan aduk sayur setelah didinginkan

Setelah uap panas hilang, segera tutup kembali panci tanpa mengaduk isi sayur. Hal ini dapat membantu menjaga daya tahan makanan semalaman tanpa basi.

Cara simpan opor di kulkas

Jika ingin menyimpan sayur bersantan dalam kulkas, tetap lakukan proses pemanasan terlebih dahulu. Setelah sayur dingin, segera pindahkan ke wadah tertutup sebelum memasukkannya ke dalam freezer atau rak biasa.

Disarankan untuk memasak sekaligus seluruh sayur yang sudah disimpan di kulkas. Memasak sebagian saja dapat menyebabkan sisa sayur cepat basi akibat perubahan suhu.

Baca juga: Bosan Ketupat dan Opor? Coba 7 Kuliner Timur Tengah dan Sekitarnya untuk Lebaran

Memisahkan potongan ayam dari kuah opor dapat membuat hidangan ini lebih tahan lama. Pemisahan ini juga membantu keduanya matang merata saat proses pemanasan ulang. Simpan ayam dan kuah dalam wadah terpisah agar kualitasnya tetap terjaga.

Dengan menerapkan cara ini, kita tidak perlu lagi khawatir makanan lebaran akan cepat basi meskipun tanpa kulkas. Selamat mencoba dan tetap nikmati hidangan lezat selama perayaan!

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau