Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Festival Kuliner dan Budaya Hungaria di Jakarta, Goulash Jadi Andalan

Kompas.com, 27 Maret 2026, 05:31 WIB
Krisda Tiofani,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama sepekan ke depan, pencinta kuliner bisa merasakan kenikmatan hidangan khas Hungaria autentik di Jakarta.

Berbagai makanan khas Hungaria tersaji dalam "Hungarian Cultural and Culinary Festival 2026" di Mangkuluhur ARTOTEL Suite pada 26 Maret 2026 hingga 4 April 2026.

"Festival ini mewakili perpaduan harmonis dari dua budaya yang kaya antara Indonesia dan Hungaria. Mulai dari kreasi kuliner otentik oleh koki tamu dan tim kami, sampai menciptakan pengalaman memukau dan pertunjukan yang menawan oleh grup musik," kata Chief Operating Officer (COO) Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego.

Hal itu disampaikan Eduard dalam konferensi pers Hungarian Cultural and Culinary Festival 2026 di Mangkuluhur ARTOTEL Suites, Jakarta Selatan, Kamis (26/3/2026).

Baca juga: 50 Restoran Terbaik di Asia 2026, Ada Dua dari Indonesia

Sebanyak 15 makanan asli Hungaria disiapkan selama festival kuliner dan budaya ini berlangsung.

Ragam kuliner tersebut didominasi olahan daging sapi, domba, dan ayam, yang diperkaya dengan racikan bumbu khas berupa bubuk paprika.

Goulash umumnya dibuat menggunakan daging sapi dan sayuran, seperti kentang, irisan bombai, ditambah dengan paprika bubuk yang membuat warnanya kemerahan.Kompas.com/Krisda Tiofani Goulash umumnya dibuat menggunakan daging sapi dan sayuran, seperti kentang, irisan bombai, ditambah dengan paprika bubuk yang membuat warnanya kemerahan.

Salah satunya adalah goulash, sup daging andalan masyarakat Hungaria yang juga populer di banyak negara kawasan Eropa Tengah.

Goulash umumnya dibuat menggunakan daging sapi dan sayuran, seperti kentang, irisan bombai, ditambah dengan paprika bubuk yang membuat warnanya kemerahan.

Baca juga: Bolehkah Pesan Makanan di Luar Menu Restoran Hotel?

"Indonesia punya sup buntut yang enak, sementara Hungaria memiliki goulash yang terkenal di dunia," kata Duta Besar Hongaria untuk Indonesia Lilla Karsay dalam kesempatan yang sama.

Lilla juga menyebut kemiripan hidangan Hungaria lainnya dengan masakan Indonesia, seperti beef stew asal Hungaria yang mirip rendang Indonesia, juga sup ayam Hungaria yang serupa dengan soto ayam di Tanah Air.

Master Chef Bela Prohazka dalam Hungarian Cultural and Culinary Festival 2026 di Mangkuluhur ARTOTEL Suites, Kamis (26/3/2026).Kompas.com/Krisda Tiofani Master Chef Bela Prohazka dalam Hungarian Cultural and Culinary Festival 2026 di Mangkuluhur ARTOTEL Suites, Kamis (26/3/2026).

"Selama sepekan ini, para koki berbakat, pastry chef, ahli wine, dan mixologist kami hadirkan untuk mengenalkan cita rasa Hungaria yang paling autentik, khususnya bagi mereka yang penasaran untuk mencoba pengalaman kuliner baru," ungkap Lila.

Lebih lanjut, General Manager Mangkuluhur ARTOTEL Suites Faisal Tranggono mengatakan bahwa festival kuliner ini menjadi salah satu kolaborasi terpenting mereka pada 2026 di mana cita rasa, seni, dan warisan bertemu.

Festival kuliiner dan budaya ini disebut bertujuan memadukan "Jiwa Artistik" hotel dengan tradisi Hungaria yang berusia ribuan tahun, dengan menggabungkan keramahan dan sentuhan seni kontemporer Indonesia dengan cita ??s? internasional yang autentik.

Baca juga: Kisah Menu Kuliner Sederhana Lebaran Ala Bung Karno

Festival kuliner Hungaria di Jakarta

Kedutaan Besar Hungaria di Jakarta dan Mangkuluhur ARTOTEL Suites membawa serta kru dapur profesional yang diketuai oleh Master Chef Bela Prohazka.

Berbagai makanan khas Hungaria tersaji dalam Hungarian Cultural and Culinary Festival 2026 di Mangkuluhur ARTOTEL Suite pada 26 Maret 2026 hingga 4 April 2026.Kompas.com/Krisda Tiofani Berbagai makanan khas Hungaria tersaji dalam Hungarian Cultural and Culinary Festival 2026 di Mangkuluhur ARTOTEL Suite pada 26 Maret 2026 hingga 4 April 2026.

Dalam tim itu, terdapat beberapa koki senior, pastry chef muda, mixologist, wine expert, serta grup musik asal Hungaria bernama Flaska Banda.


Master Chef Bela Prohazka menjelaskan, rangkaian menu dalam festival kuliner ini umum ditemui di Hungaria sepanjang waktu, khususnya berbagai olahan daging.

Saat musim dingin tiba, sup ikan halaszle biasa dinikmati oleh masyarakat Hungaria. 

"Kalau dalam rangka street food itu biasanya kami menghidangkan makanan-makanan seperti sandwich dengan berbagai daging, seperti ayam, kambing, sapi, atau daging-daging yang lain dengan salad dan bisa dinikmati sambil berbincang," ungkap dia.

Baca juga: Ada Buffet Kuliner Malaysia di Hotel Bintang 5 SCBD, Mulai Rp 528.000

Adapun menu Hungaria yang tersedia selama festival kuliner ini berlangsung terdiri dari Gundel Sirloin Steak, Paprika Chicken Stew with Galuska Dumplings, Red Wine Beef Stew, Hungarikum Goulash Soup, dan Chicken Soup a la Ujhazi.

Berbagai makanan khas Hungaria tersaji dalam Hungarian Cultural and Culinary Festival 2026 di Mangkuluhur ARTOTEL Suite pada 26 Maret 2026 hingga 4 April 2026.Kompas.com/Krisda Tiofani Berbagai makanan khas Hungaria tersaji dalam Hungarian Cultural and Culinary Festival 2026 di Mangkuluhur ARTOTEL Suite pada 26 Maret 2026 hingga 4 April 2026.

Direktur FnB ARTOTEL Group, Rizdian Siregar, menambahkan bahwa berbagai hidangan ini akan disajikan di spot (corner) khusus di restoran dengan konsep buffet untuk santap siang dan malam.

Tamu bebas menikmati makanan yang tersedia di Beranda All Day Dining Mangkuluhur ARTOTEL Suites, lengkap dengan ragam menu lainnya.

"Untuk makanan buffet, kami akan menyediakan special corner yang akan di-display spread out throughout appetizer, soup, salad, main course, until the dessert," kata Rizdian.

Baca juga: Ini Alasan Dilarang Pakai Sandal Hotel Saat Sarapan Menurut Chef

Tarif bersantap menu Hungaria ini dibanderol Rp 380.000 per orang dan bisa melakukan reservasi langsung via WhatsApp di 0822 9979 9929.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau