Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Veda Ega Resmi Tampil di Moto3 2026, Sejarah Mario Aji di Ajang Grand Prix

Kompas.com, 1 November 2025, 14:59 WIB
Yudha Riefwan Najib

Penulis

KOMPAS.com - Konsistensi PT Astra Honda Motor (AHM) dalam membina pebalap muda kembali membuahkan hasil membanggakan.

Dua pebalap lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) resmi menembus ajang balap dunia grand prix.

Mereka adalah Veda Ega Pratama, yang akan turun di kelas Moto3, dan Mario Suryo Aji, yang melanjutkan kiprahnya di Moto2 bersama Honda Team Asia (HTA).

Veda Ega Pratama mendapat kesempatan besar untuk menjalani satu musim penuh di GP Moto3 setelah tampil gemilang sebagai runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup (RBRC) 2025.

Meski belum genap berusia 18 tahun, pebalap asal Gunung Kidul itu siap bersaing di level tertinggi bersama rekan satu timnya asal Jepang, Zen Mitani.

Baca juga: Media Italia Ungkap Calon Rekan Setim Veda Ega Pratama di Moto3 2026

“Saya senang sekali diberi kesempatan dan kepercayaan untuk balapan di Grand Prix. Ini adalah ajang balap impian saya sejak kecil," ungkap Veda dari rilis yang diterima KOMPAS.com.

"Saya akan berusaha cepat beradaptasi dan memberikan performa terbaik untuk membanggakan Indonesia,” ujar Veda.

Veda, yang merupakan jebolan Astra Honda Racing School tahun 2019, terus menunjukkan perkembangan luar biasa.

Setelah menorehkan prestasi di berbagai ajang Asia seperti Asia Talent Cup (ATC) dan Asia Road Racing Championship (ARRC), kini ia siap menorehkan sejarah baru di dunia MotoGP.

Mario Aji Siap Jalani Musim Kelima di Grand Prix

Sementara itu, Mario Suryo Aji akan kembali tampil di ajang MotoGP 2026 melalui kelas Moto2.

Pebalap asal Magetan, Jawa Timur, ini merupakan lulusan AHRS tahun 2016 dan telah mencatat perjalanan luar biasa sejak meniti karier di ajang Thailand Talent Cup hingga FIM CEV Moto3 Junior World Championship.

Baca juga: Kesan Mario Aji dan Veda Ega Usai Bertemu Marc Marquez

Berbekal pengalaman di GP Moto3 (2022–2023) dan GP Moto2 (2024–2025), Mario siap melanjutkan kiprahnya di level dunia.

Mario Suryo Aji, pebalap Astra Honda Racing Team asal Indonesia yang akan berlaga di Moto2.Dok. Astra Honda Racing School Mario Suryo Aji, pebalap Astra Honda Racing Team asal Indonesia yang akan berlaga di Moto2.

Ia pun menjadi satu-satunya pebalap Indonesia yang mampu tampil lima musim berturut-turut di ajang Grand Prix.

Apresiasi dari Astra Honda Motor

Direktur Marketing AHM, Octavianus Dwi, menyebut pencapaian Veda dan Mario menjadi momen bersejarah bagi Indonesia di pentas dunia balap.

“Veda menjadi pebalap kelima dari binaan Astra Honda Racing School yang dapat menembus persaingan balap Grand Prix," kata Octa.

Baca juga: Veda Bocorkan Strategi Dua Kali Podium di Red Bull Rookies Australia

"Sebelumnya, program pembinaan balap berjenjang kami telah berhasil mengantarkan Dimas Ekky Pratama, Gerry Salim, Andi Gilang Izdihar, dan Mario Suryo Aji dalam upaya mencetak prestasi membanggakan bangsa."

"Kami harap pencapaian para pebalap muda berprestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di Indonesia dalam menggapai mimpi tertinggi mereka,” imbuhnya.

Prestasi dua pebalap ini menjadi bukti keberhasilan sistem pembinaan berjenjang AHRS yang telah mencetak banyak talenta Indonesia ke kancah internasional.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau