Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa Atap Rumah Gadang Minangkabau Dibuat Lancip?

Kompas.com, 16 Desember 2025, 22:36 WIB
Muhammad Idris

Penulis

KOMPAS.com - Rumah gadang merupakan rumah adat masyarakat Minangkabau, Sumatera Barat, yang mudah dikenali dari bentuk atapnya yang menjulang dan runcing di bagian ujung.

Atap yang tampak lancip dan melengkung ke atas ini bukan sekadar elemen estetika, melainkan sarat makna filosofis, budaya, hingga pertimbangan lingkungan.

Bentuk atap rumah gadang yang runcing diyakini terinspirasi dari tanduk kerbau. Hal ini berkaitan erat dengan legenda kemenangan masyarakat Minangkabau dalam adu kerbau melawan kerajaan lain, yang kemudian melahirkan nama "Minangkabau".

Mengutip buku "Keajaiban Arsitektur Rumah Gadang" yang ditulis Chandra Okta Fiandi, atap rumah gadang tidak hanya merupakan sebuah gaya estetika belaka, melainkan juga mengadopsi konsep-konsep fisika agar makin memperbesar keseimbangan bangunan rumah gadang.

Baca juga: Paguyuban Minang Babel Sertifikatkan Rumah Gadang dan Mushala

Atapnya terbuat dari ijuk yang meruncing ke atas dan sangat lancip. Ini bertujuan agar atap lebih ringan, dan permukaan meruncing, akan mudah membelokkan aliran air pada saat hujan deras agar tidak sempat merembes ke dalam rumah.

Apabila didesain agak tumpul, dengan memperbesar sudut, maka sebelum air dapat dibelokkan mencapai ujung atap, air sudah merembes ke dalam rumah karena susunan ijuk jelas memiliki pori-pori.

Selain itu, bentuk atap yang tinggi membantu sirkulasi udara di dalam rumah. Ruang di bawah atap berfungsi sebagai penyangga panas, sehingga suhu di dalam rumah gadang tetap sejuk meski cuaca panas.

Secara tradisional, atap rumah gadang dibuat dari ijuk atau daun rumbia. Material ini ringan namun kuat, sehingga memungkinkan pembentukan atap yang tinggi dan runcing tanpa membebani struktur bangunan.

Baca juga: Mana Lebih Awet Jalan Cor Beton Vs Aspal? Ini Kata Dosen Teknik Sipil

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau