KOMPAS.com - Menemukan hunian dengan harga terjangkau di jantung Jakarta Barat kini bak mencari jarum di tumpukan jerami.
Namun, data terbaru dari Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (Sikumbang) membawa angin segar bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Tercatat, masih tersedia hunian vertikal bersubsidi dengan harga di bawah Rp 200 juta di kawasan strategis Cengkareng.
Satu-satunya proyek yang saat ini menawarkan opsi ekonomis tersebut adalah Perumnas Sentraland Cengkareng.
Hunian ini menjadi oase di tengah melambungnya harga properti di ibu kota yang kian sulit dijangkau kelas pekerja.
Proyek yang dikembangkan oleh BUMN, Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas), ini menawarkan unit tipe Studio-A/B.
Dengan luas bangunan 22 meter persegi, unit ini dirancang fungsional untuk memenuhi kebutuhan dasar hunian perkotaan yang efisien dan modern.
Dari total 32 unit yang dialokasikan dalam skema subsidi ini, dinamika pasar menunjukkan antusiasme yang cukup tinggi:
Lokasi di Cengkareng memberikan nilai tambah yang signifikan, mengingat kedekatannya dengan akses transportasi publik, area perkantoran, dan fasilitas umum lainnya di Jakarta Barat.
Dengan sisa unit yang hanya tinggal separuh, momentum ini menjadi kesempatan krusial bagi warga Jakarta yang ingin beralih dari status pengontrak menjadi pemilik hunian sah di wilayah administrasi Jakarta.
Bagi calon pembeli, ketersediaan data di platform Sikumbang mempermudah verifikasi legalitas dan progres pembangunan secara transparan.
Mengingat jumlahnya yang sangat terbatas, kecepatan dalam mengambil keputusan menjadi kunci utama untuk mengamankan unit di lokasi yang sangat kompetitif ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang