Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arus Mudik Trans Jawa 2026 Naik 131 Persen, Ini Rinciannya

Kompas.com, 21 Maret 2026, 21:24 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

CIKAMPEK, KOMPAS.com - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat mobilitas masyarakat pada periode arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah menuju wilayah Timur Trans Jawa.

Pada periode H-10 hingga H-1 Idulfitri atau selama 11 sampai 20 Maret 2026, tercatat sebanyak 661.258 kendaraan melintas menuju arah Timur melalui gerbang tol (GT) Cikampek Utama. 

Baca juga: Jalan Tol Jagorawi KM 12 Tergenang Air, Lalu Lintas Tersendat

Volume lalu lintas tersebut meningkat signifikan sebesar 131,87 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 285.185 kendaraan.

Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengatakan berdasarkan data lalu lintas pada shift 1, Sabtu (21/3/2026), tercatat sebanyak 19.254 kendaraan melintas menuju arah Timur melalui Gerbang Tol Cikampek Utama.

Angka tersebut meningkat 55,15 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 12.410 kendaraan. 

Untuk mengupayakan kelancaran arus lalu lintas tersebut, PT Jasamarga Transjawa Tol bersama Kepolisian sempat memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dari KM 47 hingga KM 70 di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek arah Cikampek atas diskresi Kepolisian,” jelas Ria.

Ria menambahkan antusiasme masyarakat masih terlihat cukup besar yang melakukan perjalanan menuju wilayah Timur Trans Jawa. 

Untuk itu, potongan tarif tol sebesar 23 persen untuk seluruh transaksi di Ruas Jalan Tol Batang–Semarang masih diberlakukan sejak 12 Maret hingga 31 Maret 2026. 

Baca juga: 1,8 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek, Mayoritas ke Trans Jawa

"Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mendistribusikan lalu lintas sekaligus memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan,” ujar Ria.

Sementara itu, untuk kendaraan dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama mengalami penurunan tercatat sebanyak 176.065 kendaraan, menurun 36,08 persen daripada lalu lintas normal sebanyak 275.445 kendaraan.

Peningkatan volume kendaraan juga terlihat di sejumlah ruas tol yang dikelola JTT Group di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Wilayah Jawa Tengah

  • GT Kalikangkung

Kendaraan menuju Semarang tercatat 363.662 kendaraan (naik 125,28 persen dari normal 161.429 kendaraan). Sementara kendaraan meninggalkan Semarang tercatat 109.644 kendaraan (turun 26,84 persen dari normal 149.866 kendaraan).

  • GT Banyumanik

Arus menuju Solo tercatat 401.043 kendaraan (naik 78,74% dari normal 224.367 kendaraan). Sementara arah Jakarta mencapai 152.402 kendaraan (turun 14,95% dari normal 179.192 kendaraan). 

Baca juga: Antisipasi Kepadatan, JTT Berlakukan Contraflow di Tol Jakarta–Cikampek

Wilayah Jawa Timur

  • GT Warugunung

Kendaraan menuju Surabaya tercatat 226.495 kendaraan (naik 13,98 persen dari normal 198.718 kendaraan), sementara arah Jakarta mencapai 240.821 kendaraan (naik 27,83 persen dari normal 188.385 kendaraan).

  • GT Kejapanan Utama

Sebanyak 243.604 kendaraan menuju Malang (naik 6,99 persen dari normal 227.682 kendaraan) dan 236.459 kendaraan menuju Surabaya (turun 1,98 persen dari normal 241.230 kendaraan).

  • GT Singosari

Kendaraan menuju Malang tercatat 131.094 kendaraan (naik 0,37 persen dari normal 130.612 kendaraan), sementara arah Surabaya mencapai 122.780 kendaraan (naik 1,21 persen dari normal 121.318 kendaraan). 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau