JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, memiliki empat aset properti dengan nilai Rp 685 juta.
Hal ini diketahui dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Politisi Demokrat tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 16 Maret 2026.
Saat baru dilantik sebagai Wamen ATR/Wakil Kepala BPN, tidak terdapat satu pun aset properti dalam LHKPN-nya.
Baca juga: Sejak Menjabat, Aset Properti Menteri PU Tak Berubah
Namun tahun ini, aset properti tortera dalam laporan terbarunya. Sehingga, harta kekayaan Ossy mengalami kenaikan dari yang awalnya sebesar Rp 9,2 miliar, kini menjadi Rp 10,7 miliar.
Sementara di sisi lain, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid diketahui belum melaporkan LHKPN terbaru.
Terakhir, Nusron diketahui melaporkan harta kekakayaan saat dirinya dilantik sebagai Menteri ATR/Kepala BPN pada 18 Januari 2025.
Berbeda dengan Ossy, Nusron diketahui memiliki 16 aset properti dengan total nilai Rp 13,93 miliar.
Aset properti Nusron tersebar di sejumlah wilayah, seperti Depok, Kudus, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, serta Tangerang Selatan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang