Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harta Properti Mentrans Iftitah Turun Jadi Rp 8,63 Miliar

Kompas.com, 31 Maret 2026, 17:03 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Harta kekayaan Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah Sulaiman tercatat mencapai Rp 113,94 miliar.

Secara keseluruhan, harta kekayaan properti politisi Partai Demokrat itu meningkat sekitar Rp 1,76 miliar sejak dirinya pertama kali menduduki posisi yang sama.

Kenaikan tersebut tercermin dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) periodik 2025 yang dilaporkan Iftitah pada 26 Maret 2026 kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga: Mentrans Iftitah Penuhi Janji Beri Kepastian Lahan di Jambi Sebelum Tahun Berganti

Namun, kekayaan properti Iftitah terbaru mengalami penurunan menjadi Rp 8,63 miliar apabila dibandingkan saat dirinya pertama kali menjabat sebagai Mentrans sebesar Rp 9,8 miliar.

Rincian Harta Kekayaan Properti Terbaru

  • Tanah seluas 1.193 meter persegi di Pandeglang, hasil sendiri Rp 1,2 miliar
  • Tanah dan bangunan seluas 2.366 meter persegi/1 meter persegi di Pandeglang Rp 2,36 miliar
  • Tanah seluas 454 meter persegi di Pandeglang, hasil sendiri, Rp 227 juta
  • Tanah seluas 1.276 meter persegi di Pandeglang, hasil sendiri Rp 1,2 miliar
  • Tanah dan bangunan seluas 128 meter persegi/58 meter persegi di Bogor, hasil sendiri Rp 1,26 miliar
  • Tanah seluas 256 meter persegi di Bogor, hasil sendiri Rp 2 miliar.
  • Tanah dan Bangunan Seluas 90 meter persegi/36 meter persegi di Bogor, hasil sendiri Rp 374,4 juta

Rincian Harta Kekayaan Properti 2024

  • Tanah seluas 1.193 meter persegi di Pandeglang, hasil sendiri Rp 1,2 miliar
  • Tanah dan bangunan seluas 2.366 meter persegi/1 meter persegi di Pandeglang Rp 2,36 miliar
  • Tanah seluas 454 meter persegi di Pandeglang, hasil sendiri, Rp 227 juta
  • Tanah seluas 1.276 meter persegi di Pandeglang, hasil sendiri Rp 1,2 miliar
  • Tanah dan bangunan seluas 128 meter persegi/58 meter persegi di Bogor, hasil sendiri Rp 1,26 miliar
  • Tanah seluas 256 meter persegi di Bogor, hasil sendiri Rp 2 miliar
  • Tanah dan bangunan seluas 90 meter persegi/36 meter persegi di Bogor, hasil sendiri, Rp 374,4 juta

Baca juga: Mentrans Iftitah Bakal Alihkan Anggaran Rp 150 Miliar untuk BNPB

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau