Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sejak Menjabat, Aset Properti Menteri PU Tak Berubah

Kompas.com, 31 Maret 2026, 18:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Aset properti milik Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo tercatat tidak mengalami perubahan sejak dirinya menjabat.

Hal tersebut tercermin dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan menteri asal Partai Demokrat itu kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 10 Maret 2026.

Berdasarkan data LHKPN terbaru, nilai aset tanah dan bangunan yang dimiliki Dody tetap sama dibandingkan dengan laporan sebelumnya, yakni Rp 40,75 miliar.

Baca juga: Harta Properti Mentrans Iftitah Turun Jadi Rp 8,63 Miliar

Akan tetapi, secara keseluruhan, harta kekayaan orang nomor satu di Kementerian PU itu mengalami penurunan menjadi Rp 73,64 miliar, dari semula Rp 75,22 miliar.

Rincian Harta Properti Terbaru

  • Tanah dan bangunan seluas 375 meter persegi/375 meter persegi di Surabaya, hasil sendiri Rp 5 miliar

  • Tanah dan bangunan seluas 343 meter persegi/220 meter persegi di Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp 25 miliar

  • Tanah dan bangunan seluas 122 meter persegi/122 meter persegi di Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp 6 miliar
  • Tanah dan bangunan seluas 107 meter persegi/107 meter persegi di Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp 4 miliar
  • Tanah dan bangunan seluas 900 meter persegi/1 meter persegi di Pasuruan, hasil sendiri Rp 500 juta
  • Tanah dan bangunan seluas 460 meter persegi/1 meter persegi di Pasuruan, hasil sendiri Rp 250 juta
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau