Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dampak Perang Israel-Iran: Apakah Selat Hormuz Pernah Ditutup?

Kompas.com, 24 Juni 2025, 13:30 WIB
Ahmad Yasin

Penulis

KOMPAS.com - Penutupan Selat Hormuz selalu menjadi ancaman ketika konflik atau peperangan melanda kawasan sekitar selat tersebut.

Menurut Aljazeera, Iran menjadi negara yang kerap mengeluarkan ancaman untuk menutup Selat Hormuz. Namun, demikian mereka tidak pernah merealisasikan penutupan itu.

Sebelumnya, wacana untuk menutup Selat Hormuz sudah disetujui oleh parlemen Iran menyusul serangan AS di fasilitas nuklir Iran.

Akan tetapi, penutupan Selat Hormuz oleh Iran masih akan bergantung pada keputusan resmi Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

Dalam sejarahnya, Selat Hormuz memang beberapa kali menjadi lokasi terjadinya insiden akibat konflik di Timur Tengah. Saat pecah perang Iran-Irak pada 1980-1988, petikaian kedua kubu mengancam keamanan Selat Hormuz.

Kala itu, Irak menargetkan kapal-kapal Iran. Adapun Iran turut menyerang pula kapal-kapal komersial, tak terkecuali kapal tanker minyak milik Arab Saudi dan Kuwait, serta kapal-kapal Angkatan Laut AS.

Pada 2007, ketegangan kembali terjadi di Selat Hormuz. Angkatan Laut Iran dan AS terlibat dalam satu pertempuran kecil. Insiden ini mencakup peristiwa saat speedboat Iran mendekati kapal-kapal perang AS, kendati tak ada kontak senjata.

Pada April 2023, pasukan Iran pernah menyita kapal tanker minyak mentah Advantage Sweet dari Chevron di Teluk Oman. Setahun kemudian, kapal itu dibebaskan.

Baca juga: Perang AS-Iran: Selat Hormuz, Jalur Penting Bersejarah

Apa dampak Perang Israel-Irak untuk Selat Hormuz?

Ketegangan terbaru yang meningkat antara Iran, Israel, dan AS di Timur Tengah memicu kekhawatiran baru terkait Selat Hormuz.

Perang Israel-Iran yang berkobar sejak awal Juni 2025 berpotensi mengancam Selat Hormuz.

Serangan Amerika Serikat terhadap Iran membuat negara Timur Tengah ini tak tinggal diam. Ancaman untuk menutup Selat Hormuz sudah dikeluarkan Iran.

Parlemen Iran bahkan telah menyetujui untuk penutupan Selat Hormuz, meski sampai saat ini belum dilakukan.

Serangan terhadap Iran merupakan intervensi AS dalam perang Israel-Iran yang tengah memanas.

Jika Selat Hormuz ditutup, jalur minyak dunia itu tentu berhenti sebagai dampak Perang Israel-Iran dan intervensi AS dalam konflik tersebut.

Lantas, kenapa Selat Hormuz sangat penting untuk pelayaran kapal-kapal tanker?

Baca juga: Sejarah Hubungan Yordania dan Israel: Terpaksa Berdamai karena Keadaan

Halaman:


Terkini Lainnya
Sejarah April Mop: Mengungkap Asal-usul Hari Prank Sedunia dan Lelucon Paling Ikonik dalam Sejarah
Sejarah April Mop: Mengungkap Asal-usul Hari Prank Sedunia dan Lelucon Paling Ikonik dalam Sejarah
Stori
Sejarah Kenapa Harga Batu Bara Bisa Mahal? Ini Faktor Global, Kebijakan, hingga Krisis Energi
Sejarah Kenapa Harga Batu Bara Bisa Mahal? Ini Faktor Global, Kebijakan, hingga Krisis Energi
Stori
Penangkapan Pangeran Diponegoro 28 Maret 1830, Akhir Perang Jawa yang Bersejarah
Penangkapan Pangeran Diponegoro 28 Maret 1830, Akhir Perang Jawa yang Bersejarah
Stori
Apa Itu Lebaran Ketupat? Ini Sejarah, Tradisi, dan Filosofinya di Bulan Syawal
Apa Itu Lebaran Ketupat? Ini Sejarah, Tradisi, dan Filosofinya di Bulan Syawal
Stori
Kenapa Iran Sering Disebut Negara Arab? Ini Fakta Sejarahnya
Kenapa Iran Sering Disebut Negara Arab? Ini Fakta Sejarahnya
Stori
Sejarah Pearl Harbor: Serangan Jepang yang Mengubah Arah Perang Dunia II
Sejarah Pearl Harbor: Serangan Jepang yang Mengubah Arah Perang Dunia II
Stori
Sejarah Halalbihalal di Indonesia: Dari Tradisi Jawa hingga Strategi Politik Soekarno
Sejarah Halalbihalal di Indonesia: Dari Tradisi Jawa hingga Strategi Politik Soekarno
Stori
Sejarah Hari Nyepi: Makna, Nilai, dan Rangkaian Upacara Tahun Baru Saka
Sejarah Hari Nyepi: Makna, Nilai, dan Rangkaian Upacara Tahun Baru Saka
Stori
Mengenal Tawur Kesanga, Upacara Sebelum Nyepi yang Sarat Makna dan Filosofi
Mengenal Tawur Kesanga, Upacara Sebelum Nyepi yang Sarat Makna dan Filosofi
Stori
Rudal Sejjil Iran: Sejarah Senjata Balistik yang Mengubah Kekuatan Timur Tengah
Rudal Sejjil Iran: Sejarah Senjata Balistik yang Mengubah Kekuatan Timur Tengah
Stori
Sejarah Sistem Teritorial TNI: Dari Perang Gerilya hingga Lahirnya Jabatan Kaster
Sejarah Sistem Teritorial TNI: Dari Perang Gerilya hingga Lahirnya Jabatan Kaster
Stori
Sejarah Rudal: Dari Batu Ketapel Kuno hingga Senjata Mutakhir Iran dan Hizbullah
Sejarah Rudal: Dari Batu Ketapel Kuno hingga Senjata Mutakhir Iran dan Hizbullah
Stori
Sejarah Istilah Mudik di Indonesia: Dari Tradisi Lama hingga Fenomena Sosial Lebaran
Sejarah Istilah Mudik di Indonesia: Dari Tradisi Lama hingga Fenomena Sosial Lebaran
Stori
Mengapa Lailatul Qadar Disebut Malam Kemuliaan? Ini 5 Alasan Keistimewaannya dalam Islam
Mengapa Lailatul Qadar Disebut Malam Kemuliaan? Ini 5 Alasan Keistimewaannya dalam Islam
Stori
Sejarah Lailatul Qadar: Malam Kemuliaan yang Lebih Baik dari Seribu Bulan
Sejarah Lailatul Qadar: Malam Kemuliaan yang Lebih Baik dari Seribu Bulan
Stori
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau