Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Ras Pomeranian, Anjing Mungil dengan Bulu Lebat yang Khas

Kompas.com, 8 Maret 2024, 13:00 WIB
Muhammad Zaenuddin

Penulis

KOMPAS.com - Pomeranian adalah ras anjing berukuran kecil dengan bulu panjang dan ruff leher khas.

Penampilan tersebut terlihat seperti anjing Spitz yang memang merupakan nenek moyang anjing mungil ini.

Secara umum, ras Pomeranian termasuk anjing ramah, aktif, dan cukup vokal menggonggong, jadi mereka tidak begitu cocok untuk orang yang butuh peliharaan tenang.

Karena mereka sangat energik, mereka membutuhkan aktivitas fisik yang cukup. Bisa dengan cara mengajaknya bermain atau berjalan-jalan.

Baca juga: Apa yang Dimimpikan Kucing dan Anjing Saat Tidur? Ini Kata Peneliti


Sejarah anjing Pomeranian

Dilansir dari laman The Spruce Pets, anjing Pomeranian merupakan keturunan anjing kereta luncur jenis Spitz yang berasal dari Islandia dan Lapland (Finlandia).

Beberapa ratus tahun yang lalu, moyang ras ini pergi ke Pomerania, sebuah tempat yang sekarang menjadi negara Polandia dan Jerman.

Selama berada di sana, para peternak kemudian memperkecil ukuran anjingnya. Dan Pomeranian modern adalah jenis anjing tipe Spitz terkecil.

Baca juga: 7 Ras Anjing Paling Mudah Dilatih dan Cocok Jadi Teman Peliharaan

Popularitas anjing Pomeranian meningkat ketika anggota keluarga kerajaan Inggris menyukai anjing kecil tersebut.

Pada akhir tahun 1800-an, Ratu Victoria menjadi peternak dan memenangkan pertunjukan anjing dengan seekor anjing Pomeranian berukuran kecil.

Setelah itu, Pomeranian menjadi semakin populer dan banyak peternak yang membiakkan ras ini agar menjadi lebih kecil lagi.

Baca juga: Kisah Tico, Anjing Mati yang Hidup Lagi Lewat Kloning dan Picu Kontroversi

Kepribadian anjing Pomeranian

Kepribadian anjing Pomeranian.Unsplash/Erin Minuskin Kepribadian anjing Pomeranian.

Dikutip dari laman Britannica, anjing Pomeranian dikenal karena kepribadiannya yang selalu ceria. Ia termasuk ras yang cerdas dan suka diajak bermain.

Pomeranian memiliki banyak energi dan menikmati segala jenis permainan dan petualangan. Meskipun sedikit keras kepala, ras anjing ini relatif mudah untuk dilatih.

Pomeranian adalah anjing peliharaan keluarga dan teman yang sangat menghibur bagi siapa pun dari segala usia. Namun, mereka tidak terlalu ramah terhadap orang asing.

Baca juga: 5 Rekomendasi Ras Anjing Berukuran Kecil yang Menggemaskan untuk Dipelihara

Ras ini juga termasuk anjing penjaga yang baik, karena mereka sangat antusias dan terkadang menggonggong secara berlebihan begitu melihat orang asing.

Meski demikian, ukurannya yang kecil membuat Pomeranian tidak begitu cocok menjadi anjing pelindung yang efektif.

Selain itu, secara umum, ras anjing Pomeranian bukanlah ras yang menyukai air. Bulu yang tebal, dengan lapisan bawah yang sangat padat, membuatnya mudah rontok.

Perawatan bulu Pomeranian biasanya memerlukan penyikatan dua kali seminggu, meskipun lebih sering saat anjing sedang rontok.

Baca juga: Alasan Anjing Takut Suara Petir dan Cara Mengatasinya

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: 3 Efek Negatif Mengonsumsi Daging Anjing

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
10 Orang Terkaya di Dunia Awal April 2026 Versi Forbes, Kekayaan Elon Musk Rp 13.862 triliun
10 Orang Terkaya di Dunia Awal April 2026 Versi Forbes, Kekayaan Elon Musk Rp 13.862 triliun
Tren
Ancaman Nyata Pesisir Utara Jawa: Pekalongan, Semarang, Jakarta Bisa Tenggelam
Ancaman Nyata Pesisir Utara Jawa: Pekalongan, Semarang, Jakarta Bisa Tenggelam
Tren
Berlaku 1 April 2026, Ini 7 Aturan Baru Transformasi Budaya Kerja, WFH ASN hingga Efisiensi Perjalanan Dinas
Berlaku 1 April 2026, Ini 7 Aturan Baru Transformasi Budaya Kerja, WFH ASN hingga Efisiensi Perjalanan Dinas
Tren
Resmi Berlaku 1 April 2026, Ini Batas Pembelian BBM Subsidi per Kendaraan
Resmi Berlaku 1 April 2026, Ini Batas Pembelian BBM Subsidi per Kendaraan
Tren
5 Fakta 3 Prajurit TNI Gugur karena Serangan Israel ke Lebanon, IDF Tak Mau Disalahkan
5 Fakta 3 Prajurit TNI Gugur karena Serangan Israel ke Lebanon, IDF Tak Mau Disalahkan
Tren
Analisis Geospasial: Hujan Bukan Satu-satunya Penyebab Banjir dan Longsor di Indonesia, Apa Saja?
Analisis Geospasial: Hujan Bukan Satu-satunya Penyebab Banjir dan Longsor di Indonesia, Apa Saja?
Tren
Resmi, Ini Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg Per 1 April 2026
Resmi, Ini Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg Per 1 April 2026
Tren
Respons Strategis Asia terhadap Krisis Energi Global 2026: Indonesia Terapkan WFH, Sri Lanka Rabu Libur
Respons Strategis Asia terhadap Krisis Energi Global 2026: Indonesia Terapkan WFH, Sri Lanka Rabu Libur
Tren
Jangka Waktu Terus Diperpanjang, Pakar Sebut AS Sudah Tak Lagi Kendalikan Perang Iran
Jangka Waktu Terus Diperpanjang, Pakar Sebut AS Sudah Tak Lagi Kendalikan Perang Iran
Tren
Sudah Berapa Orang yang Tewas Usai AS-Israel Serang Iran dan di Mana Saja?
Sudah Berapa Orang yang Tewas Usai AS-Israel Serang Iran dan di Mana Saja?
Tren
Respons Israel soal 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Apa Kata Mereka?
Respons Israel soal 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Apa Kata Mereka?
Tren
Pesawat Sengaja Dijatuhkan di Meksiko, Ini Kursi Paling Aman Menurut Hasil Uji
Pesawat Sengaja Dijatuhkan di Meksiko, Ini Kursi Paling Aman Menurut Hasil Uji
Tren
Harga BBM April 2026 Tetap, Stok di Indonesia Aman? Ini Kata Pertamina
Harga BBM April 2026 Tetap, Stok di Indonesia Aman? Ini Kata Pertamina
Tren
Pink Moon Muncul 1–2 April 2026, Ini Bedanya dengan Bulan Purnama Biasa
Pink Moon Muncul 1–2 April 2026, Ini Bedanya dengan Bulan Purnama Biasa
Tren
PLN Beri Potongan Rp 10.000 Bayar Listrik via PLN Mobile, Ini Jadwalnya
PLN Beri Potongan Rp 10.000 Bayar Listrik via PLN Mobile, Ini Jadwalnya
Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau