Penulis
KOMPAS.com - Perang di Timur Tengah yang dipicu serangan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026 berdampak pada krisis minyak global.
Diketahui, pasokan minyak yang melalui Selat Hormuz berdampak pada 90 persen impor energi Asia yang memicu lonjakan harga minyak dunia.
Lantaran perang yang masih berlangsung saat ini mendorong beberapa negara menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).
Baca juga: WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku, Ini Untung-Rugi dari Sudut Psikologi Kerja
Infografis strategi negara-negara di Asia yang menerapkan kebijakan penghematan energi.Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa negara di Asia yang menerapkan kebijakan penghematan energi.
Pemerintah Indonesia resmi menetapkan kebijakan bekerja dari rumah work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat.
"Penerapan WFH bagi ASN di instansi pusat dan daerah yang dilakukan sebanyak satu hari kerja dalam seminggu, yaitu setiap hari Jumat," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Selasa (31/3/2026).
Sri Lanka telah menetapkan setiap hari Rabu sebagai hari libur bagi lembaga-lembaga publik untuk menghemat bahan bakar karena negara kepulauan itu bergulat dengan kemungkinan kekurangan pasokan menyusul perang AS dan Israel dengan Iran.
Pemerintah Pakistan telah menerapkan pekan kerja selama empat hari. Selain itu juga menutup sekolah, serta memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah hingga 50 persen.
Baca juga: Daftar Sektor Pekerjaan yang Tak Ikut Kebijakan WFH Pemerintah, Apa Saja?
Pakistan juga menerapkan alokasi BBM untuk instansi dipangkas guna menekan konsumsi atau penggunaan BBM.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang