Salin Artikel

Perempuan Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Kosan Belakang Terminal Kota Cirebon

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kamar nomor 6 yang berada di lantai dua bangunan kos di kawasan belakang Terminal Harjamukti.

Pantauan Kompas.com di lokasi, peristiwa ini mengundang perhatian warga sekitar.

Mereka tampak memadati area kos untuk melihat langsung suasana di lokasi kejadian.

Petugas Polsek Selatan Timur dan Unit Identifikasi Polres Cirebon Kota memasang garis pembatas di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Adam, saksi mata yang juga anak dari pemilik kosan, menyebut, penemuan jasad tersebut bermula dari kecurigaan penghuni dan pemilik kos setelah mencium bau menyengat di sekitar kosan.

Dirinya kemudian mencoba memeriksa sumber bau tersebut, dan berasal dari kamar 6 yang berada di lantai dua.

Setelah tidak mendapat respons dari dalam kamar, pintu kamar akhirnya didobrak.

Saat pintu terbuka, Adam terkejut mendapati seorang perempuan tergeletak di dalam kamar mandi dalam kondisi sudah tak bernyawa dan ditutupi kain.

Berdasarkan informasi dari Adam, perempuan tersebut diduga datang ke kamar kos tersebut pada Minggu dini hari.

Namun hingga Senin pagi, korban tidak diketahui keluar dari kamar tersebut.

Perempuan tersebut diketahui bukan penyewa kamar kos nomor 6 tersebut. 

“Minggu pagi, jam 2 dini hari, ada cewe ke sini, tamunya kamar nomor 6, sekarang hari Senin, jam 8, ada bau seperti bangkai dari kamar 6, saya dibangunkan mertua, suruh ngecek bau itu, dan ternyata ada mayat perempuan di situ,” kata Adam saat ditemui Kompas.com di lokasi.

Sementara itu, penghuni kamar kos tempat korban ditemukan sudah tidak berada di lokasi dan belum diketahui keberadaannya.

Diduga sudah meninggal dua hari

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cirebon Kota AKP Adam Gana mengatakan, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara setelah menerima laporan dari warga.

Dari pemeriksaan awal, polisi memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan.

Korban diketahui berinisial TA (26), warga Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Meski demikian, polisi masih belum dapat memastikan penyebab kematian korban, termasuk kemungkinan adanya unsur kekerasan.

“Ditemukan meninggal dunia di TKP, tetapi kami belum dapat menyimpulkan, karena harus otopsi terlebih dahulu. Kami juga memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi, baru dapat menyimpulkan hasil peristiwa ini," kata Adam di lokasi.

Polisi juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap peristiwa tersebut.

https://bandung.kompas.com/read/2026/03/16/150521278/perempuan-ditemukan-tewas-di-kamar-mandi-kosan-belakang-terminal-kota

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com