Penulis
KUPANG, KOMPAS.com – Dalam upaya memperkuat narasi positif dan digitalisasi ekonomi kerakyatan, Kompas.com bekerja sama dengan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tanaoba Lais Manekat (TLM) Indonesia menyelenggarakan pelatihan media sosial dan jurnalistik di Kupang pada 10-11 Maret 2026.
Kegiatan ini diikuti jajaran staf dan pengurus KSP TLM Indonesia guna meningkatkan kapasitas komunikasi di era digital.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Kompas TV Kupang Kalix Taus dan Direktur SDM TLM Indonesia Elvys E. Datty. Dalam sambutannya, Kabiro Kompas TV Kupang menekankan pentingnya kemampuan bercerita (storytelling) bagi lembaga keuangan mikro.
"Di tengah arus informasi yang begitu cepat, kemampuan untuk mengemas pesan yang jujur dan menyentuh hati adalah kunci agar nilai-nilai luhur koperasi dapat dipahami oleh generasi muda," ujarnya.
Pelatihan Komlab kali ini menghadirkan narasumber utama Luthfi Kurniawan (Manager Konten Marketing Kompas.com) dan Yohanes Enggar (Editor dan Kolumnis Kompas.com) membekali peserta dengan strategi konten media sosial dan teknik penulisan jurnalistik.
Poin utama ditekankan adalah bagaimana koperasi bertindak sebagai agen literasi keuangan. Koperasi tidak hanya bicara soal simpan pinjam, tetapi tentang bagaimana menarasikan dampak yang lebih luas.
Dalam kesempatan sama, Direktur SDM TLM Indonesia menegaskan KSP TLM Indonesia terus bertransformasi. TLM, yang dalam bahasa setempat berarti "Melayani dengan Kasih", bukan sekadar lembaga simpan pinjam biasa.
"Koperasi kita berdiri dengan filosofi melayani yang papa. Fokus kita adalah pemberdayaan, terutama bagi kaum perempuan di pedesaan yang seringkali tidak memiliki akses ke lembaga keuangan formal," jelasnya.
KPS TLM Indonesia memiliki sejarah panjang yang berakar dari semangat pelayanan Gereja Injili di Timor (GMIT) sejak tahun 1994, sebelum akhirnya berkembang menjadi Koperasi Primer Nasional pada 2013.
Elvys E. Datty menjelaskan, lebih dari sekadar lembaga keuangan, KSP TLM Indonesia hadir sebagai katalisator inklusi keuangan di Kawasan Timur Indonesia, dengan target utama perempuan di pedesaan yang selama ini sulit menjangkau layanan perbankan formal.
"Melalui program unggulan seperti SeSaMa (Persekutuan Usaha Bersama), TLM menerapkan model pendanaan berkelompok khusus perempuan untuk mendorong kemandirian ekonomi," paparnya.
Hingga kini, koperasi ini telah melayani lebih dari 320.000 anggota di 5 provinsi (NTT, Bali, NTB, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat).
Kompas.com dan KSP TLM Indonesia menyelenggarakan pelatihan media sosial dan jurnalistik di Kupang pada 10-11 Maret 2026.
Poin penting yang ditekankan dalam pelatihan adalah mengenai cara mengomunikasikan pergumulan masyarakat.
"Pergumulan mereka itu kita kemas sedemikian rupa, sehingga tidak saja memberikan informasi melainkan juga membangun narasi memanusiakan mereka," ungkap Direktur SDM TLM Indonesia.