Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Roberto De Zerbi Negosiasi Latih Tottenham, Alessandro Nesta Ditawari Jadi Asisten

KOMPAS.com - Mantan pelatih Marseille, Roberto De Zerbi, dilaporkan sedang melakukan negosiasi untuk mengambil alih kursi kepelatihan klub Liga Inggris (Premier League), Tottenham Hotspur.

Melansir dari Football Italia, Roberto De Zerbi disiapkan untuk mengisi kekosongan posisi manajer Tottenham Hotspur.

Hal tersebut menyusul kepergian Igor Tudor yang baru meraih satu kemenangan dari tujuh laga di Liga Inggris.

Dalam proses pembicaraan kontrak jangka panjang dengan Tottenham, Roberto De Zerbi dikabarkan ingin membawa serta legenda sepak bola Italia, Alessandro Nesta, untuk bergabung ke dalam staf kepelatihannya.

Menurut laporan jurnalis TuttoSport, Nicolo Schira, Nesta telah ditawari peran sebagai asisten pelatih dan saat ini mantan bek tangguh itu tengah mempertimbangkan tawaran menarik tersebut.

Awalnya, pelatih berusia 46 tahun itu berencana untuk beristirahat dan menunggu hingga musim baru bergulir sebelum memilih klub anyar.

Namun, kegigihan manajemen The Lilywhites berhasil meyakinkannya untuk mempertimbangkan tawaran merapat ke Premier League.

Kehadiran Nesta diyakini akan menjadi tambahan amunisi berharga jika kesepakatan terwujud.

Bek legendaris Italia yang mencatatkan 78 penampilan bersama Gli Azzurri dan menjuarai Piala Dunia 2006 ini memiliki reputasi mumpuni.

Sepanjang karier bermainnya, ia memenangi dua trofi Liga Champions dan tiga gelar Serie A.

Di dunia manajerial, Nesta juga telah menimba ilmu dengan bekerja sebagai pelatih tim utama untuk Miami FC, Perugia, Frosinone, Reggiana, dan Monza.

Meski negosiasi dilaporkan berjalan positif, langkah klub untuk merekrut De Zerbi tidak sepenuhnya mendapat sambutan hangat.

Sebagian penggemar menyuarakan ketidakpuasan dan mendesak klub mempertimbangkan kembali keputusannya.

Kelompok penggemar pendukung, termasuk Proud Lilywhites, Women of the Lane, dan Spurs Reach, menyuarakan penolakan mereka.

Kekecewaan ini bermula dari sikap sang pelatih yang pernah membela Mason Greenwood secara publik saat keduanya masih berada di klub Perancis, Marseille.

Para penggemar berpendapat bahwa pembelaan tersebut meremehkan tingkat keparahan kekerasan laki-laki, sebuah sikap yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai klub.

Akhir Perjalanan di Perancis

Sebelum dihubungkan erat dengan London Utara, pelatih asal Italia ini baru saja mengakhiri masa jabatannya di Prancis pada Rabu (11/2/2026).

Rentetan hasil buruk, termasuk kekalahan telak 0-5 dari PSG yang membuat tim tertahan di posisi keempat klasemen Ligue 1 dan tersingkir dari Liga Champions, berujung pada perpisahan.

Pihak klub kemudian merilis pernyataan resmi terkait pemutusan kerja sama tersebut.

“Olympique de Marseille dan Roberto De Zerbi, pelatih tim utama, telah mengumumkan berakhirnya kerja sama mereka atas kesepakatan bersama,” tulis pernyataan klub.

“Setelah diskusi antara semua pemangku kepentingan dalam manajemen klub—pemilik, presiden, direktur sepak bola, dan pelatih—diputuskan untuk melakukan perubahan di pucuk pimpinan tim utama."

“Ini adalah keputusan kolektif yang sulit, yang diambil setelah pertimbangan cermat demi kepentingan terbaik klub, untuk menanggapi tantangan olahraga di akhir musim."

Meski musim ini berjalan berat dengan catatan 18 kemenangan, tiga hasil imbang, dan 12 kekalahan, pihak klub tetap memberikan apresiasi tinggi atas kinerja sang pelatih secara keseluruhan sejak musim panas 2024.

“Olympique de Marseille ingin mengucapkan terima kasih kepada Roberto De Zerbi atas dedikasi, komitmen, profesionalisme, dan keseriusannya, yang sangat terlihat dalam keberhasilan tim meraih posisi kedua di musim 2024-2025."

“Klub mendoakan yang terbaik untuk sisa kariernya,” tutup pernyataan klub yang berarkas di Orange Velodrome itu.

https://bola.kompas.com/read/2026/03/31/20261868/roberto-de-zerbi-negosiasi-latih-tottenham-alessandro-nesta-ditawari-jadi

Terkini Lainnya

Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com