KOMPAS.com - Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, menilai talenta sepak bola nasional memiliki kemiripan dengan Kanada.
John Herdman melihat Timnas Indonesia sebagai negara besar dengan sumber daya pemain yang melimpah serta peluang pengembangan yang sangat luas.
Penilaian tersebut disampaikan John Herdman tak lama setelah Timnas Indonesia resmi memasuki era baru menyusul penunjukannya oleh PSSI.
Pelatih asal Inggris itu datang dengan rekam jejak mentereng setelah membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022.
Herdman menyebut Indonesia memiliki fondasi talenta yang kuat, baik dari pemain lokal maupun jalur pemain dwikewarganegaraan.
Baca juga: Peluang John Herdman Bawa Timnas Indonesia Masuk 100 Besar Ranking FIFA
Menurutnya, kondisi tersebut serupa dengan apa yang pernah ia alami saat membangun tim nasional Kanada.
“Apa yang saya lihat, kumpulan talenta itu ada. Rasanya sangat mirip dengan Kanada," kata Herdman dikutip dari The Canadian Press.
"Negara besar, potensi besar dengan pemain lokal, tetapi juga kemampuan merekrut pemain dwikewarganegaraan dan mereka sudah memulai perjalanan itu."
Selama lebih dari lima tahun menukangi Kanada, Herdman sukses mengangkat peringkat tim nasional dari posisi 94 ke peringkat 33 dunia.
Capaian tersebut menjadi salah satu alasan PSSI menaruh kepercayaan kepadanya.
Selain faktor teknis, Herdman mengakui gairah pendukung menjadi alasan utama ia tertarik menangani sepak bola Indonesia.
Ia menilai dukungan publik memiliki peran penting dalam membangun proyek jangka panjang.
Baca juga: Media Vietnam Terkejut Timnas Indonesia Tunjuk Pelatih Asal Inggris
“Ini tentang menemukan proyek yang tepat, proyek yang bisa membuat Anda merasakan gairah dan intensitas para penggemar,” tambahnya.
Pelatih timnas Kanada, John Herdman, memberi isyarat pada laga Grup F Piala Dunia Qatar 2022 antara Kanada dan Maroko di Stadion Al-Thumama di Doha pada 1 Desember 2022. PSSI secara resmi memastikan penunjukkan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026) sore WIB.Pelatih berusia 50 tahun itu dijadwalkan tiba di Indonesia pada pekan depan untuk menjalani konferensi pers perkenalan resmi.
Setelah itu, ia akan langsung disibukkan dengan agenda padat bersama skuad Garuda.