Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ancelotti: Vinicius Junior di Brasil Berbeda dengan di Real Madrid

Kompas.com, 20 Februari 2026, 21:13 WIB
Tim Kompas.com,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti, membongkar hubungannya dengan Vinicius Junior, pemain eksplosif yang pernah ia latih di Real Madrid.

Vinicius Junior mmenjadi starter di era kedua Carlo Ancelotti menjabat Real Madrid

Penyerang lincah tersebut menunjukkan performa terbaik dalam kariernya di bawah asuhan pelatih asal Italia tersebut.

Ancelotti menandatangani kontrak dengan CBF (PSSI-nya Brasil) pada musim panas lalu untuk melatih Timnas Brasil hingga akhir Piala Dunia 2026, setelah Real Madrid memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan dirinya.

Belakangan, muncul kabar bahwa Carletto akan memperpanjang kontrak bersama timnas Brasil sebelum Piala Dunia yang akan diadakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut bergulir.

Baca juga: Carlo Ancelotti Perpanjang Kontrak dengan Brasil Usai Piala Dunia 2026

Ancelotti lalu mengonfirmasi segala spekulasi dengan mengutarakan bahwa ia akan menandatangani kesepakatan baru selama empat tahun yang akan membawanya hingga Piala Dunia 2030, di Spanyol, Portugal, dan Maroko.

Pada awal tahun, Ancelotti menggambarkan kemarahan Vinicius terhadap pelatih Xabi Alonso sebagai kesalahan, dan mengonfirmasi bahwa ia telah berbicara dengan Vinicius mengenai isu tersebut.

Perubahan Sikap Vinicius

Dalam pernyataan kepada Universo Valdano, Ancelotti mengungkapan Vinicius telah menunjukkan perbaikan sikap dalam beberapa bulan terakhir.

Aksi penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, pada laga pekan ke-20 Liga Spanyol Real Madrid vs Levante di Estadio Santiago Bernabeu pada Sabtu (17/1/2026).AFP/JAVIER SORIANO Aksi penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, pada laga pekan ke-20 Liga Spanyol Real Madrid vs Levante di Estadio Santiago Bernabeu pada Sabtu (17/1/2026).

"Saya telah berbicara dengannya tentang itu. Seorang pemain harus menghormati pelatih dan rekan-rekannya. Sikapnya di lapangan telah banyak berubah," katanya kepada Movistar , seperti yang dikutip oleh Diario AS.

"Orang Brasil sangat rendah hati, mereka sangat berbeda. Vini yang datang ke sini (Brasil) sangat berbeda dari yang ada di Real Madrid, dalam hal kemanusiaan."

Mengenai masa jabatan singkat Alonso di Real Madrid, Ancelotti menyoroti bahwa mungkin pelatih Basque tersebut perlu lebih fleksibel dalam pendekatannya.

Baca juga: Drawing Piala Dunia 2026, Ucapan Cannavaro dan Ancelotti untuk Italia

"Dia telah menghadapi kesulitan... Semangat adaptasi adalah komponen yang sangat penting dalam pekerjaan seorang pelatih, dan mencoba menciptakan suasana membutuhkan waktu, yang tidak selalu memungkinkan."

Alonso menghadapi banyak kritik karena cara ia menangani permasalahan di beberapa area tim selama masa jabatannya bersama Real Madrid.

Namun, banyak masalah yang Xabi Alonso juga dikaitkan dengan karakteristik unik klub tersebut.

Secara khusus, Presiden Florentino Perez mendapatkan kritik signifikan, meskipun sorotan negatif agak mereda sejak adanya peningkatan performa di bawah Alvaro Arbeloa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau