Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Chelsea Vs Burnley: The Blues Belajar dari Getir Arsenal

Kompas.com, 21 Februari 2026, 08:23 WIB
Tim Kompas.com,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

Sumber BolaSport

KOMPAS.com - Pertandingan melawan Burnley menjadi peluang bagi Chelsea untuk kembali meraih kemenangan di Liga Inggris.

Duel antara Chelsea dan Burnley merupakan bagian dari rangkaian pertandingan matchweek ke-27 Liga Inggris 2025-2026.

Tim yang dijuluki The Blues akan bertindak sebagai tuan rumah di Stamford Bridge pada Sabtu (21/2/2026) pukul 22.00 WIB.

Setelah hanya berhasil meraih hasil imbang pada pekan sebelumnya, Chelsea berambisi untuk kembali ke jalur kemenangan dalam laga ini.

Baca juga: Chelsea Vs Burnley, Ajang Rosenior Kembalikan The Blues ke Trek Positif

Pada pertandingan terakhir melawan Leeds pada Rabu (11/2/2026), Chelsea harus puas dengan hasil imbang 2-2.

Chelsea Bertekad Bangkit

Tim asuhan Liam Rosenior sempat unggul dua gol berkat Joao Pedro dan penalti Cole Palmer.

Namun, Leeds berhasil menyamakan kedudukan melalui penalti Lukas Nmecha dan gol Noah Okafor.

Untung bagi Chelsea, hasil imbang tersebut tidak memengaruhi performa mereka di Piala FA.

Chelsea berhasil menang besar 4-0 atas Hull City pada putaran keempat dan berhak melaju ke 16 besar Piala FA.

Baca juga: Juergen Klopp Tolak Man United dan Chelsea Usai Tinggalkan Liverpool

Melawan Burnley, Chelsea seharusnya bisa meraih kemenangan dengan cukup mudah jika melihat perbedaan posisi di klasemen.

Saat ini, Chelsea berada di posisi kelima dengan 44 poin dari 26 pertandingan, hanya satu poin di belakang Manchester United yang berada di peringkat keempat.

Pelatih kepala Chelsea asal Inggris, Liam Rosenior, merayakan kemenangan pada laga pekan ke-8 fase liga Liga Champions antara Napoli dan Chelsea di stadion Diego Armando Maradona di Napoli pada 28 Januari 2026.AFP/ALBERTO PIZZOLI Pelatih kepala Chelsea asal Inggris, Liam Rosenior, merayakan kemenangan pada laga pekan ke-8 fase liga Liga Champions antara Napoli dan Chelsea di stadion Diego Armando Maradona di Napoli pada 28 Januari 2026.

The Blues Mesti Waspada

Sementara itu, Burnley terjebak di urutan ke-19, yang merupakan zona degradasi.

Meski begitu, Chelsea harus tetap waspada karena Burnley baru saja meraih kemenangan penting dengan skor 3-2 melawan Crystal Palace.

Keberhasilan tim juru kunci, Wolverhampton Wanderers, menahan Arsenal 2-2 pada Rabu (18/2/2026) silam, menjadi alarm lain untuk Chelsea.

Segalanya mungkin terjadi di Premier League.

"Saya pikir Wolves tampil luar biasa kemarin. Liga ini sekarang sangat kuat. Yang harus kami lakukan adalah fokus pada performa kami sendiri dan mempersiapkan diri dengan baik," tutur pelatih Chelsea, Liam Rosenior, dilansir dari BBC.

"Baik kami bermain melawan Wolves, Burnley, Manchester City, atau Arsenal, proses kami tetap sama," ucap Rosenior menyatakan timnya tak akan membeda-bedakan lawan. 

Setelah menghadapi Burnley, Chelsea akan menjalani laga sulit lainnya di Premier League.

The Blues dijadwalkan bertemu dengan pemuncak klasemen Arsenal pada 1 Maret mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau