Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Strategi Lawan "Robot": Rahasia di Balik Duel Arda Guler dan Erling Haaland di Bernabeu

Kompas.com, 15 Maret 2026, 07:33 WIB
Yudha Riefwan Najib

Penulis

KOMPAS.com - Kemenangan telak diraih oleh Real Madrid saat menjamu raksasa Inggris dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025-2026, Rabu (11/3/2026).

Bermain di Estadio Bernabeu, tim asuhan Alvaro Arbeloa sukses menumbangkan tim tamu dengan skor meyakinkan 3-0, di mana performa lini belakang menjadi sorotan utama.

Keberhasilan Real Madrid menjaga kesucian gawangnya dari gempuran pemain bintang lawan tidak lepas dari taktik unik yang diterapkan staf pelatih.

Selain hattrick gemilang dari Federico Valverde, publik sepak bola dunia justru ramai membicarakan momen viral ketika pemain muda bertubuh mungil ditugaskan mengawal striker jangkung lawan dalam situasi bola mati.

Pemandangan unik tersaji di area penalti saat terjadi situasi sepak pojok. Gelandang muda Arda Guler, yang memiliki tinggi badan 175 sentimeter, tertangkap kamera sedang melakukan penjagaan satu lawan satu terhadap Erling Haaland.

Baca juga: Hasil Real Madrid Vs Elche 4-1, Diwarnai Gol Spesial Arda Guler

Mengingat Haaland memiliki postur raksasa setinggi 195 sentimeter, perbedaan fisik 20 sentimeter ini sempat memicu keheranan dan keraguan di kalangan penggemar Los Blancos.

Banyak yang mempertanyakan mengapa Arbeloa tidak mengutus pemain dengan postur lebih tinggi untuk mengawal "Sang Robot".

Namun, di balik keputusan yang terlihat berisiko tersebut, tersimpan analisis mendalam yang dilakukan oleh tim teknis El Real terhadap gaya main striker Manchester City itu.

Alasan Penunjukan Arda Guler

Melansir laporan dari Marca, staf pelatih telah melakukan pemantauan menyeluruh terhadap skema bola mati Man City.

Hasilnya, mereka menyimpulkan bahwa meskipun memiliki badan besar, Haaland bukanlah ancaman utama dalam urusan sundulan langsung saat sepak pojok atau tendangan bebas.

Striker Norwegia itu lebih sering berperan menciptakan ruang atau mengganggu kiper agar rekan setimnya bisa mencetak gol.

Baca juga: Live Hasil Real Madrid Vs Elche 3-0, Dean Huijsen Bawa Tuan Rumah Perlebar Jarak

Dengan menugaskan Arda Guler untuk menempel Haaland, staf pelatih menganggap itu adalah langkah efisien.

Gelandang Real Madrid asal Turkiye, Arda Guler, merayakan gol keempat timnya pada laga Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Elche CF di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 14 Maret 2026.AFP/OSCAR DEL POZO Gelandang Real Madrid asal Turkiye, Arda Guler, merayakan gol keempat timnya pada laga Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Elche CF di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 14 Maret 2026.

Strategi ini membuat pemain-pemain Real Madrid yang memiliki postur paling tinggi, seperti Antonio Rudiger, Dean Huijsen, hingga Federico Valverde, tidak terbuang sia-sia hanya untuk menjaga satu orang yang jarang melakukan penyelesaian udara.

Prioritas Pengawalan Area Penalti

Pelatih Alvaro Arbeloa lebih memilih menempatkan menara-menara pertahanannya untuk menjaga pemain lawan yang dianggap lebih berbahaya dalam duel udara.

Prioritas penjagaan ketat diberikan kepada sosok-sosok seperti Rodri, Ruben Dias, hingga Antoine Semenyo.

Baca juga: Real Madrid Vs Elche: Arbeloa Pastikan Kylian Mbappe Absen

Pemain-pemain inilah yang dinilai memiliki agresivitas lebih tinggi dalam menyambut bola di udara dibandingkan Haaland.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau