Penulis
KOMPAS.com - Arne Slot menilai performa Liverpool yang inkonsisten membuat The Reds kini masih kesulitan untuk berharap finis di zona Liga Champions klasemen Liga Inggris.
Liverpool harus puas berbagi poin dengan Tottenham Hotspur setelah pertandingan pekan ke-30 Liga Inggris berakhir imbang 1-1.
Laga Liverpool vs Tottenham Hotspur berlangsung di Stadion Anfield pada Minggu (15/3/2026) waktu setempat.
Tim tuan rumah lebih dulu memimpin pada babak pertama. Dominik Szoboszlai mencetak gol pada menit ke-12 dan membawa Liverpool unggul lebih awal dalam pertandingan tersebut.
Keunggulan itu membuat Liverpool berada dalam posisi baik untuk mengamankan tiga poin. Namun, Tottenham berhasil menyamakan kedudukan menjelang akhir laga via Richarlison.
Tambahan satu poin membuat Liverpool kini mengoleksi 49 poin dari 30 pertandingan Liga Inggris musim ini.
Mereka masih terpaut satu poin dari Aston Villa di posisi keempat klasemen, batas zona Liga Champions.
Arne Slot menilai, kegagalan Liverpool yang belum kunjung menembus empat besar lagi disebabkan oleh performa mereka sendiri yang naik turun.
Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga Inggris: MU Kokoh di Tiga Besar, Liverpool ke Zona Eropa
Richarlison (kiri) merayakan gol dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Liverpool vs Tottenham Hotspur di Anfield di Liverpool, barat laut Inggris pada 15 Maret 2026. (Foto oleh Darren Staples / AFP) "Tentu saja ini merugikan, tetapi yang lebih penting adalah berapa kali hal ini merugikan kita. Kita sama sekali tidak membantu diri kita sendiri," ujar Arne Slot.
"Sudah berkali-kali musim ini kita menciptakan lebih banyak xG atau peluang daripada jumlah gol yang kita cetak," imbuhnya.
Selain itu, Arne Slot juga menyoroti kegagalan Liverpool untuk menjaga cleansheet.
Menurut pelatih asal Belanda itu, The Reds kerap hilang momentum karena selalu kebobolan dari lawan.
Sejak menang atas Nottingham Forest pada 22 Februari lalu, gawang Liverpool selalui bobol dalam melalui lima laga berikutnya.
Baca juga: Hasil Liverpool vs Tottenham 1-1, Menakar Suksesor Igor Tudor
Hal ini terkadang menyebabkan Liverpool gagal menuai poin penuh. Terbukti, dalam liga terakhir, Liverpool meraih dua imbang dan satu kalah.
"Kemudian pertandingan tetap ketat hingga akhir dan kita kesulitan menjaga gawang tetap bersih."
"Kita belum mencatatkan banyak clean sheet seperti yang diinginkan jika ingin naik lebih tinggi di klasemen. Itu kombinasi yang buruk untuk mengumpulkan poin yang kita inginkan," kata Arne Slot.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang