Penulis
KOMPAS.com - Davide Nicola dibuat frustrasi usai laga Cremonese vs Fiorentina pada pekan ke-29 Liga Italia 2025-2026 berakhir dengan skor 1-4.
Pertandingan Cremonese vs Fiorentina yang digelar di Stadion Giovanni Zini, Selasa (17/3/2026) dini hari WIB gagal dimaksimalkan Emil Audero cs untuk meraih poin maksimal.
Cremonese yang kini berada di peringkat ke-18, sebenarnya membutuhkan kemenangan untuk bisa keluar dari zona degradasi.
Akan tetapi, penampilan tim asuhan Davide Nicola dianggap buruk karena dianggap terlalu mudah kebobolan dan kesulitan bangkit dari tekanan.
Baca juga: Hasil Liga Italia Cremonese Vs Fiorentina 1-4, Audero Kebobolan 4 Gol
"Tidak ada yang senang dengan periode yang kita jalani saat ini, di mana terlalu mudah untuk kebobolan," ujar Nicola dikutip dari situs resmi klub.
Dalam laga tersebut, Emil Audero kembali kebobolan dengan skema yang terbilang sederhana.
Salah satu gol terjadi pada menit ke-25 ketika sepakan Fabiano Parisi meluncur di antara kedua kaki kiper Timnas Indonesia tersebut.
Kondisi lini pertahanan pun menjadi perhatian, menyusul minimnya perlindungan dari para pemain belakang yang membuat tekanan terhadap penjaga gawang kian meningkat.
Baca juga: Reaksi Pelatih Cremonese saat Emil Audero Kebobolan, Akui Tim Rentan
Davide Nicola merasa jika Cremonese sangat mudah untuk kebobolan. Ia pun merasa heran dengan masalah tersebut dan merasa ada yang salah dari timnya.
"Intinya adalah kita hidup di periode di mana kita terlalu mudah dibobol. Saya tidak tahu apakah kita perlu lebih berkualitas dalam hal penawaran kita atau mengerjakan aspek-aspek tertentu," kata Nicola.
Meski demikian, pelatih berusia 53 tahun tersebut tetap yakin bisa keluar dari masalah tersebut dan melakukan perubahan dalam timnya.
Baca juga: Cremonese Masuk Zona Merah, Pengamat Menerka Masa Depan Audero
Penyerang Cremonese, Jamie Vardy, merayakan gol bersama rekan satu timnya pada laga Serie A Italia antara Cremonese dan Juventus di Stadion Giovanni Zini di Cremona pada 1 November 2025."Tetapi yang saya tahu adalah saya telah melalui periode seperti ini, bahkan yang lebih lama. Yang penting adalah seberapa besar Anda percaya dan seberapa besar Anda menempatkan diri Anda pada posisi untuk menciptakan perubahan," sambungnya.
Dengan mengandalkan kolektivitas tim, Nicola percaya jika anak asuhnya bisa meraih hasil positif di pertandingan selanjutnya.
"Tim ini tahu bagaimana bekerja sama dengan baik, dan kita harus menemukan cara untuk menciptakan kondisi terbaik," tegasnya.
Baca juga: Cremonese Kalah dari Lecce, Klub Emil Audero Kecam Kinerja VAR dan Wasit
Davide Nicola mengakui ada tekanan dalam dirinya dengan hasil buruk yang diterima Cremonese pada musim ini.