Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Juventus Siap Bajak Bernardo Silva dari Man City, Tawarkan Kontrak Tiga Tahun

Kompas.com, 20 Maret 2026, 16:07 WIB
Thomas Wardana

Penulis

KOMPAS.com - Juventus mengajukan tawaran yang menarik untuk Bernardo Silva usai kontraknya bersama Manchester City berakhir pada musim panas mendatang.

Juventus tak sendirian mengincar pemain berusia 31 tahun tersebut. Bianconeri akan bersaing dengan Barcelona , Benfica , Galatasaray , klub-klub Arab Saudi, dan tim-tim Major League Soccer.

Juventus yang harus menghadapi keterbatasan finansial jika bersaing dengan klub besar lain mencoba memanfaatkan situasi dari kapten The Citizens.

Mengutip dari La Gazzetta dello Sport, manajemen Bianconeri juga telah memberitahu agen Silva, Jorge Mendes, tentang kemungkinan memperpanjang kontraknya satu tahun lagi menjadi empat tahun. 

Baca juga: Reaksi Pep Guardiola Usai Man City Gagal Lolos: Bela Bernardo Silva

Selain itu, mereka juga menawarkan gaji sekitar 7-8 juta euro per musim demi mendatangkan mantan pemain Monaco tersebut.

Bernardo Silva sedang mempertimbangkan berbagai tawaran dan diperkirakan tidak akan membuat keputusan sebelum akhir April.

Bidikan Luciano Spalletti

Rencana Luciano Spalletti untuk memperpanjang kontraknya hingga 2027 (opsi hingga 2028) sebelum Paskah, tampaknya akan menjadi kenyataan dengan rencana mendatangkan Bernardo Silva.

Spalletti dikatakan sangat menyukai bintang Portugal itu, yang merupakan kombinasi kualitas, teknik, kecerdasan sepak bola, dan kepemimpinan.

Seain itu, Spalletti juga percaya jika manajemen Juventus mendukung idenya untuk mendatangkan Bernardo Silva terlebih jika Bianconeri bisa kembali tampil di Liga Champions.

Baca juga: Man City Vs Real Madrid: Sebuah Janji dari Bernardo Silva

Bernardo Silva menjadi salah satu buruan utama Spalletti selain gelandang milik Bayern Muenchen, Leon Goretzka.

Bianconeri telah berupaya mendapatkan pemain tersebut dengan menawarkan kontrak tiga tahun dengan opsi perpanjangan tahun keempat. Sisanya akan menjadi lebih jelas dalam beberapa minggu mendatang.

Selain persaingan klub, tantangan berat juga harus dihadapi Juventus perihal finansial mereka untuk bisa mendatangkan Silva.

Baca juga: Bernardo Silva Belum Perpanjang Kontrak di Man City, Juventus Lancarkan Pergerakan

Mantan pelatih kepala timnas Italia, Luciano Spalletti, bereaksi pada laga leg pertama perempat final Nations League antara Italia dan Jerman di Stadion San Siro, Milan, pada 20 Maret 2025. Luciano Spalletti ditunjuk sebagai pelatih Juventus setelah pemecatan Igor Tudor, demikian diumumkan klub Serie A tersebut pada 30 Oktober 2025. Spalletti menandatangani kontrak hingga akhir musim yang kabarnya akan diperpanjang jika Juve lolos ke Liga Champions musim depan.AFP/MARCO BERTORELLO Mantan pelatih kepala timnas Italia, Luciano Spalletti, bereaksi pada laga leg pertama perempat final Nations League antara Italia dan Jerman di Stadion San Siro, Milan, pada 20 Maret 2025. Luciano Spalletti ditunjuk sebagai pelatih Juventus setelah pemecatan Igor Tudor, demikian diumumkan klub Serie A tersebut pada 30 Oktober 2025. Spalletti menandatangani kontrak hingga akhir musim yang kabarnya akan diperpanjang jika Juve lolos ke Liga Champions musim depan.

Butuh Bantuan dari Conceicao

Juventus tampaknya membutuhkan peran dari kompatriot Bernardo Silva di tim nasional, Francisco Conceicao.

Pemain sayap Juventus ini bermain untuk Portugal bersama Bernardo Silva dan memiliki agen yang sama dengan kapten Manchester City tersebut. 

Conceicao telah memberikan dukungan secara publik dan kemungkinan akan menyuarakan pendapatnya secara pribadi juga. 

Baca juga: AC Milan Siapkan Gaji Rp 86 Miliar demi Tikung Juventus dalam Perburuan Leon Goretzka

"Jika Bernardo Silva bertanya kepada saya tentang Juventus, saya akan mengatakan kepadanya bahwa kami ingin menang di sini. Bernardo adalah pemain top, dan setiap klub di dunia pasti menginginkannya," kata Conceicao. 

Sementara itu, mantan pemain Juventus, Miralem Pjanic, mendukung rencana Bianconeri untuk mendatangkan Bernardo Silva.

Sang pemain dianggap sebagai sosok yang sangat dibutuhkan bagi Spalletti dengan peran pentingnya.

"Bernardo Silva adalah juara yang dibutuhkan Spalletti; dia akan menjadi salah satu pemain yang akan langsung mengubah keadaan," ujarnya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau