Penulis
KOMPAS.com - Mikel Arteta menjadi sosok yang paling disorot atas kekalahan Arsenal di final Piala Liga Inggris melawan Manchester City dengan skor 2-0.
Pertandingan Arsenal vs Manchester City digelar di Stadion Wembley, London, pada Minggu (22/3/2026) malam WIB.
Dua gol Nico O'Reilly (60', 64') yang bersarang di gawang Kepa Arrizabalaga membuat misi quadruple Arsenal musim ini dipastikan gagal.
Pengamat sepak bola Inggris, Jamie Redknapp memberikan kritik pedas kepada Mikel Arteta yang dianggap menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas kekalahan Arsenal.
Baca juga: Kata Rooney Man City Bakal Sulit Kejar Arsenal di Liga Inggris
Arteta disebut melakukan blunder fatal dengan memainkan Kepa Arrizabalaga yang belakangan menjadi kambing hitam atas gol pertama Nico O'Reilly.
Kiper asal Spanyol itu gagal menangkap bola dengan sempurna sehingga jatuh ke O'Reilly yang berada di tiang jauh.
Meski Kepa dianggap berjasa membawa Arsenal melaju ke partai final, keputusan untuk memainkannya dan menyimpan David Raya bukan hal yang bijak di laga penting.
Hal tersebut yang menjadi bahan cibiran dari Redknapp termasuk Jamie Carragher.
"Dia direkrut sebagai pemain nomor 2 dan dia tidak cukup bagus di level tertinggi - kita sudah melihatnya di Chelsea," katanya di Sky Sports.
Baca juga: Arteta Disebut Salah Fatal Mainkan Kepa Saat Arsenal Dibekuk Man City
Sesaat setelah pertandingan berakhir, Mikel Arteta memberikan pembelaan kepada Kepa meski dianggap melakukan kesalahan fatal.
“Saya membuat keputusan sebelum pertandingan berdasarkan apa yang telah dia lakukan sepanjang musim, fakta bahwa dia bermain di kompetisi ini dan membantu kami berada di posisi sekarang. Akan sangat tidak adil jika memilih pemain lain,” katanya menjelaskan.
Arteta merasa jika Kepa layak bermain dan kekalahan tersebut bagian dari sepak bola.
"Saya akan melakukannya lagi, dia pantas bermain. Kesalahan adalah bagian dari sepak bola dan siapa pun bisa melakukannya," tutur pelatih asal Spanyol tersebut.
Baca juga: Curhat Mikel Arteta Usai Arsenal Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris
Sementara itu, Jamie Carragher memiliki pandangan berbeda tentang keputusan tersebut. Secara tersirat, ia menyebut jika keputusan itu fatal baginya.
Apapun alasannya, kekalahan ini sangat disayangkan karena Arsenal kembali gagal meraih trofi di bawah arahan Arteta.