Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pelatih Bulgaria Ungkap Kenangan Spesial Bersama Timnas Indonesia

Kompas.com, 29 Maret 2026, 22:30 WIB
Tim Kompas.com,
Yudha Riefwan Najib

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pertandingan final FIFA Series 2026 antara Timnas Indonesia dengan Bulgaria akan menjadi momen yang penuh emosi bagi pelatih tim lawan, Aleksandar Dimitrov.

Aleksandar Dimitrov merasa sangat antusias dapat kembali ke Jakarta untuk menghadapi skuad Garuda di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Senin (30/3/2026).

Laga ini mempertemukan dua tim yang tampil impresif pada babak sebelumnya.

Timnas Indonesia sukses mengunci tiket final setelah menundukkan Saint Kitts and Nevis dengan skor telak 4-0.

Sementara itu, kubu lawan datang dengan status tim produktif usai melumat Kepulauan Solomon melalui kemenangan mencolok 10-2.

Baca juga: Abaikan Peringkat FIFA, Pelatih Bulgaria Enggan Remehkan Timnas Indonesia

Bagi Aleksandar Dimitrov duel ini bukan sekadar perebutan trofi di bawah naungan FIFA.

Pria berusia 49 tahun tersebut memiliki ikatan batin yang sangat kuat dengan sepak bola Indonesia.

Melansir dari Transfermarkt, ia pernah merumput di Liga Indonesia bersama Persija Jakarta pada 2003, serta membela Gresik United dan Persipura Jayapura.

Lebih dari itu, ia tercatat pernah menjabat sebagai asisten pelatih skuad Garuda pada tahun 2007 silam.

Hal inilah yang membuat pertandingan besok terasa sangat personal baginya.

"Bagi saya, kami senang kita akan saling berhadapan, terutama bagi saya," kata Dimitrov dikutip dari BolaSport.

"Pertandingan melawan Indonesia adalah pertandingan spesial, karena Anda tahu bahwa saya adalah pemain sekaligus asisten pelatih Timnas Indonesia."

Baca juga: Bali United Sambut Positif Kembalinya Jens Raven ke Timnas Indonesia

"Saya memiliki banyak kenangan indah di sini. Dan, pertandingan ini akan sangat spesial bagi saya," lanjutnya.

Analisis Kekuatan dan Peringkat Dunia

Kendati unggul secara peringkat di tabel federasi sepak bola dunia, Dimitrov menegaskan bahwa fokus utamanya adalah performa di lapangan hijau.

Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks melakukan tendangan bebas ke gawang Saint Kitts and Nevis pada laga FIFA Series 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026). Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis.KOMPAS.com/ANTONIUS ADITYA MAHENDRA Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks melakukan tendangan bebas ke gawang Saint Kitts and Nevis pada laga FIFA Series 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026). Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis.

Ia memilih untuk menepis statistik di atas kertas dan lebih mengutamakan analisis taktik untuk meredam strategi tuan rumah.

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau