Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kata-kata Sumardji soal Polemik Dean James di Timnas Indonesia

Kompas.com, 29 Maret 2026, 18:45 WIB
Yudha Riefwan Najib

Penulis

KOMPAS.com - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, angkat bicara mengenai absennya Dean James dari skuad Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026.

Sebelumnya, pemain tersebut diproyeksikan tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk menghadapi Saint Kitts-Nevis dan Bulgaria, namun Sumardji mengonfirmasi bahwa sang pemain urung berpartisipasi dalam pemusatan latihan.

Sempat muncul berbagai rumor mengenai alasan absennya Dean James, mulai dari polemik dwikewarganegaraan di Belanda hingga isu kesehatan dari pihak klub.

Terkait polemik tersebut, pihak manajemen sepakat untuk tidak memperpanjang pembahasan.

"Saya tentu tidak akan terlalu banyak membahas berkaitan dengan Dean James, ya," kata Sumardji kepada pers, Minggu (29/3/2026).

Baca juga: Sumardji: John Herdman Sosok yang Tepat Untuk Latih Timnas Indonesia

"Karena yang pertama, seperti yang sudah kita sampaikan, saya sudah sampaikan, Coach John juga sampaikan, intinya bahwa kita menghargai keputusan Dean untuk tidak datang sesuai dengan hari waktu itu."

"Dan pada akhirnya kami memutuskan untuk tidak memanggil Dean untuk bergabung," lanjutnya.

Respons John Herdman

Pelatih John Herdman juga telah memberikan tanggapannya pada Kamis (26/3) terkait situasi skuad Garuda.

"Saya rasa Dean James sudah membuat pernyataannya sendiri," jelas John Herdman di ruang konferensi pers SUGBK.

"Jadi sangat penting untuk mendengarkan apa kata pemain. Fokus saya adalah pekan ini bersama pemain sekarang."

"Menurut saya tim sudah memberi penjelasan. Penting untuk tetap mendengar pemain. Fokus saya adalah ke pertandingan pekan ini," pungkasnya.

Baca juga: Kesan Sumardji soal John Herdman, Bisa Ambil Hati Pemain Timnas Indonesia

Jens Raven Gantikan Mauro Zijlstra

Selain isu tersebut, terdapat dinamika lain dalam daftar nama pemain akibat cederanya striker Mauro Zijlstra.

Perayaan gol Mauro Zijlstra dalam laga FIFA Series 2026 Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026).KOMPAS.COM/ANTONIUS ADITYA MAHENDRA Perayaan gol Mauro Zijlstra dalam laga FIFA Series 2026 Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026).

"Saya perlu sampaikan ke rekan-rekan sekalian, bahwa hari ini ada pemanggilan satu pemain, Jens Raven, dikarenakan Mauro Zijlstra kemarin saat pertandingan itu ada cedera," kata Sumardji.

Jens Raven terpantau sudah mengikuti sesi latihan bersama pemain lainnya di Stadion Madya Gelora Bung Karno, sementara Mauro harus berlatih secara terpisah.

"Ya, ada cedera. Sehingga tidak bisa untuk mengikuti sesi latihan dan pertandingan lawan Bulgaria. Sehingga Coach John mengambil keputusan untuk memanggil Jens Raven dan hari ini sudah bergabung," tegasnya.

Baca juga: Alasan Mauro Zijlstra Digantikan Jens Raven di Skuad Timnas Indonesia

Pemanggilan Jens Raven, yang sebelumnya tidak masuk skuad final, telah disetujui FIFA karena namanya sudah didaftarkan dalam 41 pemain awal.

"Oh ya, karena satu, memang kan posisinya Jens sama si Mauro kan sama, sebagai striker," ungkap Sumardji.

"Sehingga pertimbangan-pertimbangan itulah yang diambil oleh Coach John untuk memanggil Jens Raven," tutup Ketua BTN itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang


Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau