Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bantahan Rumor Mo Salah ke Inter Miami, Tak Ada Duet dengan Messi

Kompas.com, 29 Maret 2026, 18:57 WIB
Henrikus Ezra Rahardi,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pakar transfer asal Italia, Fabrizio Romano menyangkal kemungkinan bergabungnya Mohamed Salah ke Inter Miami dan bermain bersama Lionel Messi.

Spekulasi karier Mohamed Salah selepas hengkang dari Liverpool terus bergulir dan muncul kans transfer ke Inter Miami dan bermain bersama Lionel Messi

Pakar transfer asal Italia, Fabrizio Romano, menyorot bahasan publik Inggris soal kemungkinan Mohamed Salah hengkang ke Inter Miami selepas tak lagi berseragam Liverpool.

Sebelumnya, Mohamed Salah sempat mengungkap perihal keputusannya hengkang dari Liverpool yang diunggah ke akun Instagram pribadinya pada hari Rabu (25/3/2026) dini hari WIB.

"Saya tidak pernah membayangkan betapa dalamnya klub ini, kota ini, orang-orang ini, akan menjadi bagian dari hidup saya," tulis Salah.

Baca juga: Klopp Blak-blakan Sebut Liverpool Mustahil Temukan Pemain Selevel Mo Salah

"Liverpool bukan hanya klub sepak bola. Ini adalah gairah. Ini adalah sejarah. Ini adalah semangat yang tidak bisa saya jelaskan dengan kata-kata kepada siapa pun yang bukan bagian dari klub ini," imbuhnya.

Spekulasi Masa Depan Mohamed Salah

Selepas pengumuman tersebut, spekulasi perihal masa depan Mohamed Salah selepas hengkang dari Liverpool pun terus bergulir.

Muncul kabar bahwa Mohamed Salah tengah diminati oleh klub Liga Arab Saudi, Al Ittihad. Ada pula rumor yang menyebutnya akan kembali ke Liga Italia untuk bergabung bersama AS Roma.

Sang agen, Ramy Abbas Issa, bahkan sampai mengunggah pernyataan bahwa dirinya belum tahu perihal pilihan karier Salah jika keluar dari Stadion Anfield.

“Kami tidak tahu di posisi mana Mohamed akan bermain musim depan. Ini juga berarti bahwa orang lain pun tidak tahu," ungkapnya.

Baca juga: Spekulasi Klub Baru Mo Salah Usai Hengkang dari Liverpool, Ada AS Roma

Lalu, kabar terbaru menunjukkan bahwa Inter Miami bersiap untuk melakukan negosiasi kontrak dengan Mohamed Salah.

Inter Miami yang dimiliki oleh eks bintang Timnas Inggris, David Beckham disebut bersiap menduetkan Mohamed Salah dan mega bintang Argentina, Lionel Messi di lini depan.

Ekspresi Lionel Messi dalam pertandingan MLS antara New York City FC vs Inter Miami CF di Yankee Stadium pada 22 Maret 2026 di New York, New York. Sarah Stier/Getty Images/AFP (Foto oleh Sarah Stier / GETTY IMAGES AMERIKA UTARA / Getty Images melalui AFP)AFP/SARAH STIER Ekspresi Lionel Messi dalam pertandingan MLS antara New York City FC vs Inter Miami CF di Yankee Stadium pada 22 Maret 2026 di New York, New York. Sarah Stier/Getty Images/AFP (Foto oleh Sarah Stier / GETTY IMAGES AMERIKA UTARA / Getty Images melalui AFP)

Fabrizio Romano Sangkal Kemungkinan Mo Salah Gabung ke Inter Miami

Namun, hal ini kemudian disangkal oleh pakar transfer asal Italia, Fabrizio Romano yang menyebut bahwa belum ada pembicaraan antara Inter Miami dan Mohamed Salah.

“Berbicara tentang Inter Miami, ada banyak sekali perbincangan di Inggris tentang kemungkinan Mohamed Salah bergabung dengan Lionel Messi di sana."

“Terutama setelah pengumuman besar Inter Miami, tribune Lionel Messi baru di stadion mereka, yang luar biasa. Bayangkan Messi bermain di lapangan dengan tribune yang dinamai menurut namanya!

Baca juga: Jadi Target Liverpool, Francisco Conceicao: Saya Berada di Klub Besar

“Tapi, teman-teman, izinkan saya mengklarifikasi ini dengan sangat jelas, Inter Miami tidak sedang dalam negosiasi untuk merekrut Mo Salah. Terlepas dari laporan, terlepas dari rumor di mana-mana, itu tidak benar. Salah belum memulai pembicaraan dengan Inter  Miami," imbuhnya.

Sebaliknya, Romano menyebut bahwa Mohamed Salah yang secara teknis sebenarnya baru akan habis kontrak di Liverpool 2027, jadi dambaan klub Liga Arab Saudi.

“Tentu saja, Saudi Pro League masih memimpikannya. Mereka telah berusaha selama dua tahun, dan kali ini mereka akhirnya memiliki kesempatan nyata. Jadi, perhatikan ini, langkah besar akan datang, tetapi belum dari Inter Miami," imbuhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Timnas Indonesia
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Liga Lain
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Internasional
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Internasional
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Internasional
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau