Penulis
KOMPAS.com - John Herdman menyebut Timnas Indonesia bisa jadi tim paling adaptif di Asia. Ia mengatakan itu usai Skuad Garuda kalah tipis 0-1 dari Bulgaria di FIFA Series 2026.
Timnas Indonesia harus puas menjadi runner up FIFA Series 2026 usai takluk 0-1 dari Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Gol penalti Marin Petkov (38’) memastikan hasil Timnas Indonesia vs Bulgaria dalam final FIFA Series 2026 berkesudahan 0-1.
“Saya akan meninjau pertandingan ini selama dua pekan ke depan,” ucap pelatih Timnas Indonesia, John Herdman dalam konferensi pers usai laga yang turut dihadiri KOMPAS.com.
Baca juga: Janji John Herdman kepada Fan Usai Timnas Indonesia Vs Bulgaria 0-1
“Pada saat ini saya emosional, saya sangat ingin memenangkan pertandingan. Kami ingin membuat sejarah,” kata Herdman menambahkan.
Secara permainan, Timnas Indonesia mampu memberikan perlawanan kepada Bulgaria yang per Januari silam bertengger di peringkat 87 FIFA. Bahkan, Timnas Indonesia lebih sering menguasai bola.
Pemain Timnas Indonesia Eliano Reijnders diabayangi pemain Bulgaria Hristov Petko pada laga Final FIFA Series 2026 antara Indonesia vs Bulgaria di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026). Bulgaria menang 1-0 atas Indonesia.Setelah ketinggalan 0-1, Timnas Indonesia juga menampilkan reaksi bagus di babak kedua.
Namun, keunggulan Bulgaria tetap utuh lantaran dua kans emas Timnas Indonesia, masing-masing melalui Ole Romeny dan Rizky Ridho hanya menghantam tiang gawang.
“Saya selalu bilang jangan terlalu banyak berkata-kata ketika sedang emosional,” ujar Herdman, pelatih kelahiran Consett, Inggris.
Baca juga: Hasil Timnas Indonesia Vs Bulgaria 0-1: Garuda Tertunduk di GBK
Herdman belum mau terlalu banyak memberikan evaluasi kepada timnya. Satu hal yang pasti, pria 50 tahun itu melihat potensi besar di skuad asuhannya.
Herdman melihat pasukannya punya fleksibilitas dan kemampuan apik dalam menyesuaikan diri dengan kebutuhan taktik.
“Saya selalu melihat apa yang bisa kami banggakan dan apa yang bisa kami kembangkan,” kata John Herdman.
“Ketika Anda bisa berganti dari dua sistem defensif dalam dua hari. Saya pikir kami bisa membangun dari sini,” ujar pelatih 50 tahun tersebut.
Ya, dalam dua laga FIFA Series 2026, Herdman menampilkan komposisi lini belakang yang berlainan.
Pada laga pertama melawan Sain Kitts and Nevis yang dimenangi Timnas Indonesia dengan skor 4-0, Herdman mendaulay trio Rizky Ridho, Jay Idzes, da Elkan Baggott untuk membentengi Maarten Paes di posisi penjaga gawang.