KOMPAS.com – Pebalap Marc Marquez gagal meraih podium pada MotoGP Amerika Serikat 2026 yang berlangsung di Circuit of the Americas, Austin, Senin (30/03/2026).
Start dari posisi keenam, Marquez harus puas finis di urutan kelima setelah menjalani penalti long lap dan mengalami kendala fisik, yang menurutnya turut memengaruhi performa sepanjang balapan.
Dilansir dari Estadio Deportivo, Marquez mengawali balapan dari posisi yang kurang ideal usai sesi kualifikasi yang tidak maksimal.
Situasi semakin sulit setelah ia harus menjalani penalti long lap akibat kesalahan pada Sprint Race yang menyebabkan Fabio Di Giannantonio terjatuh.
Baca juga: Marc Marquez Akui Kesalahan di Sprint Race MotoGP Amerika
Penalti tersebut membuatnya kehilangan posisi signifikan dan harus memulai perjuangan dari papan tengah.
Marc Marquez mengakui bahwa hukuman tersebut sangat berpengaruh terhadap hasil akhir.
“Kami membayar kesalahan dari hari Sabtu (Kualifikasi). Itulah yang terjadi di MotoGP, terkadang apa yang terjadi pada hari Sabtu menghukum Anda pada hari Minggu,” ujar Marquez.
Ia menilai peluang finis di tiga besar sebenarnya terbuka jika tidak terkena penalti, mengingat selisih waktunya dengan posisi podium tidak terlalu jauh.
Baca juga: Insiden dengan Diggia, Marc Marquez Dihukum Long Lap Penalty
Meski mampu melakukan sejumlah manuver menyalip, Marquez mengaku kecewa karena tidak bisa bersaing dalam pertarungan sesungguhnya untuk perebutan podium.
“Ini tidak menyenangkan, saya lebih senang berjuang untuk menang,” ujar Marquez.
Selain penalti, kondisi fisik juga menjadi kendala bagi Marquez, ia mengaku masih merasakan dampak dari insiden yang dialaminya sehari sebelum balapan.
“Kecelakaan itu tidak membantu, karena lengan saya sangat bengkak. Tapi sekarang saya punya waktu tiga minggu untuk terus meningkatkan kondisi,” ujar Marquez.
Baca juga: Hasil Sprint Race MotoGP Amerika 2026: Marc Marquez Terjatuh, Jorge Martin Pemenang
Menurutnya, keterbatasan fisik memaksanya mengubah pendekatan saat balapan, terutama di awal balapan.
“Beberapa lap pertama adalah saat saya paling menderita secara fisik. Saya harus mengerahkan lebih banyak tenaga, dan saya tidak memiliki kekuatan ekstra yang saya butuhkan,” ujar Marquez.
Meski demikian, pebalap Ducati itu menegaskan bahwa ia tidak menyalahkan motor atas hasil tersebut, melainkan justru menilai dirinya sendiri perlu meningkatkan performa.
"Saya harus meningkatkan diri saya sendiri, bukan motornya. Saya harus menemukan 100% kemampuan saya yang baru. Setelah cedera, Anda selalu harus menemukan dimana kemampuan maksimal yang baru itu berada,"
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang