Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bangganya Pelatih Bulgaria Usai Tundukkan Timnas Indonesia di SUGBK

Kompas.com, 31 Maret 2026, 05:25 WIB
Thomas Wardana

Penulis

Sumber BolaSport

KOMPAS.com - Pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, semringah dengan kemenangan 1-0 atas Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026.

Partai final FIFA Series 2026 Timnas Indonesia vs Bulgaria digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada Senin (30/3/2026) malam WIB.

Kemenangan tipis atas Timnas Indonesia memastikan Bulgaria berhasil meraih gelar juara keduanya di FIFA Series setelah edisi 2024.

Satu-satunya gol yang menentukan kemenangan Bulgaria dicetak oleh Marin Petkov melalui tendangan penalti pada menit ke-38.

Baca juga: Media Vietnam Kritik Timnas Indonesia Usai Tumbang 0-1 Kontra Bulgaria

Meski sepanjang pertandingan tampil di bawah tekanan tuan rumah, pertahanan solid yang ditampilkan pasukan Dimitrov mampu membuahkan hasil.

Kemenangan ini memperpanjang rentetan kemenangan Bulgaria menjadi tiga pertandingan, setelah mengandaskan Georgia di Kualifikasi Piala Dunia dan dua laga di FIFA Series.

Selain itu, Bulgaria juga melanjutkan dominasinya kala bersua Timnas Indonesia setelah sebelumnya pernah meraih kemenangan 4-0 pada 1973.

Bangga Raih Juara di Indonesia

Setelah pertandingan, pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, mengaku bangga usai The Lions berhasil mengangkat trofi di FIFA Series 2026 yang berlangsung di Indonesia.

"Saya sangat senang hasil positif ini. Selalu bagus untuk menang," ujar Aleksandar Dimitrov setelah pertandingan dikutip dari BolaSport.com.

Pelatih yang pernah menjadi pemain Persija Jakarta ini memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya.

Baca juga: Ole Romeny Bangga dengan Performa Timnas Indonesia Meski Dikalahkan Bulgaria 0-1

Menurutnya, para pemain Bulgaria pantas meraih gelar juara FIFA Series 2026 karena menunjukkan sikap yang serius dan profesional selama turnamen.

"Selama satu pekan di sini, mereka sangat mencintai negaranya dengan bermain terbaik di tim nasional," tambah Dimitrov.

Bulgaria menjadit im tersukses di turnamen ini dengan torehan dua gelar pada edisi 2024 dan 2026.

Sementara bagi Dimitrov, gelar ini menjadi yang pertama baginya usai ditunjuk sebagai pelatih Bulgaria tahun lalu.

Baca juga: Komentar Ole Romeny Usai Laga Timnas Indonesia Vs Bulgaria

Modal Positif Jelang Nations League

Dimitrov menyampaikan apresiasi kepada Federasi Sepak Bola Bulgaria atas peluang yang diberikan untuk bertanding di Jakarta.

Setelah itu, Bulgaria dijadwalkan kembali berkompetisi di UEFA Nations League pada September dan Oktober 2026, dengan menghadapi Estonia dan Islandia di Grup C.

Hasil kemenangan ini turut mendongkrak rasa percaya diri Dimitrov menjelang pertandingan-pertandingan tersebut.

Baca juga: Skor Timnas Indonesia Vs Bulgaria 0-1, Herdman Bicara Dampak Beckham dan Dony Tri

Selain itu, pelatih Bulgaria menekankan keberhasilannya mengikutsertakan sejumlah pemain muda dalam turnamen ini sebagai upaya menambah jam terbang mereka.

"Kami membawa pemain muda di tim ini. Kami berhasil menyatu dan semakin membaik dari waktu ke waktu," tutup Aleksandar Dimitrov.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang


Terkini Lainnya
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau