Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hasil Bosnia Vs Italia 1-1 (ap. 4-1): Azzurri Gagal ke Piala Dunia Tiga Kali Beruntun!

Kompas.com, 1 April 2026, 04:44 WIB
Ahmad Yasin

Penulis

KOMPAS.com - Timnas Italia gagal melaju ke Piala Dunia 2026 setelah takluk dari Bosnia and Herzegovina di laga final play off zona Eropa.

Digelar di Zenica Stadium, Selasa (31/3/2026) malam waktu lokal atau Rabu (1/4/2026) dini hari WIB, hasil Bosnia vs Italia ditentukan oleh adu penalti via skor 4-1.

Sebelumnya, kedua kubu bermain imbang 1-1 selama waktu normal dan babak extra time.

Italia unggul lebih dulu via gol Moise Kean (15'), lalu disamakan Bosnia via gol Haris Tabakovic (79').

Italia bermain dengan 10 orang sejak menit ke-42 setelah Alessandro Bastoni dikartu merah. 

Dalam adu penalti, dua penendang Italia, yaitu Francesco Pio Esposito dan Bryan Cristante, gagal menyarangkan bola ke gawang Bosnia.

Sedangkan keempat penendang Bosnia sukses menunaikan tugasnya. Hasil ini memastikan Italia gagal ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah edisi 2018 dan 2022.

Baca juga: Hasil Spanyol Vs Mesir 0-0, La Roja Terusir dari Posisi 1 Dunia

Jalannya Laga Bosnia vs Italia

Bosnia membuka peluang melalui aksi Amar Memic yang merangsek ke area pertahanan Italia di menit ke-3.

Ia lalu mengirim umpan terobosan ke dalam kotak penalti Azzurri. Namun, Riccardo Calafiori segera menyapu bola umpan silang tersebut.

Timnas Italia kemudian merespon dengan melancarkan beberapa serangan. Tak ayal, serangan Azzurri rupanya berbuah gol di menit ke-15.

Moises Kean melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti ke pojok kanan gawang Bosnia. Gol! Bosnia segera memimpin satu gol.

Bosnia membalas dengan berani. Tuan rumah bahkan mencatatkan 9 tembakan hingga menit ke-28, namun belum ada yang menghasilkan gol penyama.

Petaka Italia muncul di menit ke-41. Mereka harus bermain dengan 10 orang setelah Alessandro Bastoni dikartu merah.

Bastoni melakukan tekel ke Amar Memic yang tengah berlari menuju gawang Italia. Hal ini membuat Azzurri harus menyelesaikan sisa waktu laga tanpa pemain yang lengkap di lapangan.

Kendati begitu, tim asuhan Gennaro Gattuso tetap bisa melancarkan serangan.

Baca juga: Hasil Belanda Vs Ekuador 1-1: Bek Inter Milan Kartu Merah, De Oranje Ditahan Imbang

Bosnia Paksa Italia ke Extra Time

Di menit ke-60, Moise Kean mendapat peluang emas untuk menggandakan skor. Ia berhasil lolos dari kawalan Bosnia dan tinggal berhadapan satu lawan satu, meski eksekusinya masih melenceng dari sasaran.

Di tengah gempuran Bosnia, pertahanan Italia akhirnya dapat ditembus jelang sepuluh menit waktu normal berakhir.

Haris Tabakovc, penyerang Bosnia, berhasil menceploskan bola ke dalam gawang Italia. Ia memanfaatkan rebound dari sundulan Dzeko yang ditepis Donnarumma.

Kiper Italia, Gianluigi Donnarumma, dalam pertandingan Grup B Euro 2024 atau Piala Eropa 2024 melawan Spanyol di Arena AufSchalke, Gelsenkirchen, pada 20 Juni 2024. KENZO TRIBOUILLARD/AFP Kiper Italia, Gianluigi Donnarumma, dalam pertandingan Grup B Euro 2024 atau Piala Eropa 2024 melawan Spanyol di Arena AufSchalke, Gelsenkirchen, pada 20 Juni 2024.

Skor Bosnia vs Italia pun menjadi imbang 1-1 di menit ke-79. Hal ini sedikit membuyarkan harapan Italia mengunci kemenangan dan tiket lolos Piala Dunia 2026.

Bosnia hampir mengubur mimpi Italia saat Ermedin Demirovic mendapat peluang dengan tandukan di dalam kotak penalti.

Donnarumma segera menghalau bola sundulan tersebut dan berhasil mengamankan gawangnya. Skor imbang membuat laga berlanjut ke babak ekstra time.

Baca juga: Hasil Inggris Vs Jepang 0-1, Sejarah Samurai Biru

Extra Time dan Adu Penalti Bosnia sv Italia

Kedua kubu masih bermain dengan intensitas tinggi. Italia, yang pincang dengan 10 pemain sejak babak pertama, tak mengendurkan serangan.

Francesco Pio Esposito berhasil menyundul bola dari jarak dekat di menit ke-105+1.

Kiper Bosnia, Nikola Vasilj, berjibaku untuk menyelamatkan gawangnya dari peluang emas Azzurri itu.

Kedua kubu masih mengalami kebuntuan setelah 120 menit bermain, sehingga laga berlanjut ke babak adu penalti.

Pio Esposito, selaku penendang pertama Italia, gagal mengeksekusi bola dengan sempurna, sehingga tak berbuah angka.

Bryan Cristante juga gagal mengeksekusi penalti untuk Azzurri. Dari kubu Italia, hanya Sandro Tonali yang bisa menunaikan tugas penalti dengan baik.

Bosnia akhirnya memastikan diri memenangi adu penalti ini setelah sontekan Esmir Bajraktarevic bersarang ke gawang Donnarumma. Skor penalti 4-1.

Susunan Pemain Bosnia vs Italia

Bosnia and Herzegovina (4-4-2): Nikola Vasilj; Sead Kolasinac (Alajbegovic 46'), Nikola Katic, Tarik Muharemovic, Amar Dedic; Amar Memic (Burnic 71'), Ivan Basic (Tabakovic 71'), Ivan Sunjic (Tahirovic 46'), Esmir Bajraktarevic; Edin Dzeko, Ermedin Demirovic (Hadziahmetovic 115').

Penalti: Sergej Barbarez

Italia (3-5-2): Gianluigi Donnarumma; Riccardo Calafiori, Alessandro Bastoni, Gianluca Mancini; Federico Dimarco (Spinazzola 91'), Sandro Tonali, Manuel Locatelli (Cristante 71'), Nicolo Barella (Frattesi 85'), Matteo Politano (Palestra 46'); Mateo Retegui (Gatti 44'), Moise Kean (Esposito 71').

Pelatih: Gennaro Gattuso

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau