BLITAR, KOMPAS.com – Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur telah menjalin kerjasama dengan 648 koperasi desa merah putih (KDMP) di Provinsi Jawa Timur.
Kepala Perum Kanwil Jatim, Langgeng Wisnu Adi Nugroho, mengatakan bahwa telah menjalin kerja sama dengan 648 KDMP yang tersebar di 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur.
“Kerja sama dalam pasokan komoditas pangan dari Bulog ke KDMP terutama beras dan minyak goreng,” ujar Langgeng kepada Kompas.com saat ditemui di Kampung Coklat, Kabupaten Blitar, Sabtu (7/2/2026).
Baca juga: Jelang Puasa, Satgas Pangan Malang: Harga Cabai Masih Tinggi, Komoditas Lain Stabil
Menurut Langgeng, komoditas beras yang paling banyak dipasok ke KDMP adalah beras SPHP (stabilisasi pasokan dan harga pangan).
Begitu juga dengan minyak goreng yang dipasok ke KDMP, paling banyak adalah minyak goreng Minyakita.
Komoditas pangan ketiga yang dipasok Bulog ke KDMP, lanjutnya, adalah gula pasir.
Kata Langgeng, nilai transaksi pasokan komoditas pangan Bulog ke 648 KDMP tersebut mencapai sekitar Rp 6,6 miliar dalam satu bulan atau di sepanjang Januari 2026.
Menurut Langgeng, 648 KDMP itu merupakan jumlah dari seluruh KDMP di 38 kabupaten dan kota yang telah beroperasi.
Langgeng meyakini bahwa nilai transaksi bulanan dalam kerjasama antara Bulog Kanwil Jatim dan KDMP di Jawa Timur akan terus meningkat seiring dengan akan terus bertambahnya jumlah KDMP yang beroperasi.
Sebanyak 648 KDMP tersebut, ujarnya, baru sekitar 7,6 persen saja dari total 8.494 KDMP yang ada di Jawa Timur.
Baca juga: Aceh Terancam Kekurangan Pangan hingga 3 Tahun ke Depan akibat Banjir
“Jadi dari 8.494 KDMP di Jawa Timur memang baru ada 648 yang beroperasi dan semuanya menjalin kerjasama dengan kami,” tuturnya.
Langgeng mengeklaim bahwa Bulog merupakan badan usaha milik negara (BUMN) yang paling banyak bekerja sama dengan KDMP dibandingkan dengan BUMN lainnya.
“Bulog adalah BUMN yang paling banyak bekerja sama dengan KDMP, salah satu program unggulan Presiden Prabowo,” pungkasnya. *
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya