Editor
KOMPAS.com - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mulai menyiapkan infrastruktur untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 di Sumatera Selatan.
Proyek dengan kapasitas 55 megawatt (MW) tersebut direncanakan memasuki tahap pengeboran pada kuartal II 2026.
Saat ini proyek memasuki tahap persiapan infrastruktur di Cluster 19 dan Cluster E. PGE telah menandatangani kontrak pekerjaan pembangunan well pad atau tapak sumur serta akses jalan yang diperlukan untuk mendukung mobilitas alat berat selama proses pengeboran.
Baca juga: Selandia Baru Ungkap Besarnya Potensi Panas Bumi di Sulawesi Utara
Mobilisasi kru konstruksi dan peralatan telah dilakukan sejak Februari 2026 untuk memastikan kesiapan operasional proyek sebelum dimulainya program pengeboran.
Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Andi Joko Nugroho mengatakan tahap pembangunan infrastruktur menjadi langkah penting sebelum kegiatan pengeboran dimulai.
"Setiap tahapan dirancang secara terstruktur dan terukur untuk memastikan seluruh persiapan berjalan optimal. Dengan demikian, ketika tahap pengeboran dimulai, seluruh aspek, baik teknis, operasional, maupun keselamatan kerja telah siap secara menyeluruh,” ujar Andi dalam keterangan resmi, Jumat (6/3/2026).
Pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 merupakan bagian dari strategi PGE dalam meningkatkan kapasitas pembangkit panas bumi nasional.
Proyek ini juga sejalan dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 serta masuk dalam proyek prioritas yang tercantum dalam Blue Book 2025–2029 Kementerian PPN/Bappenas.
Baca juga: Produksi Listrik Panas Bumi KS Orka Renewables Lampaui 1 Juta MWh
Saat ini PGE mengelola kapasitas terpasang sebesar 727 MW yang tersebar di enam wilayah operasi. Selain proyek Lumut Balai Unit 3, perusahaan juga tengah mengembangkan sejumlah proyek panas bumi lainnya, seperti PLTP Hululais Unit 1 dan 2 dengan kapasitas 110 MW serta proyek co-generation bersama PLN Indonesia Power dengan total kapasitas sekitar 230 MW.
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk merupakan bagian dari Subholding Power & New Renewable Energy PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang eksplorasi, eksploitasi, dan produksi panas bumi. Saat ini perusahaan mengelola 15 wilayah kerja panas bumi dengan total kapasitas terpasang sekitar 1.932 MW.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya