Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Bahan Alternatif untuk Hapus Makeup, Ada Lidah Buaya dan Madu

Kompas.com, 23 Maret 2026, 12:34 WIB
Nabilla Ramadhian,
Lusia Kus Anna

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Situasi tak terduga seperti kehabisan micellar water, terutama bagi mereka yang suka double cleansing, bisa membuat proses membersihkan muka terasa ada yang kurang. 

Membersihkan wajah memang hal yang wajib agar sisa makeup dan debu tidak menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.

Dilansir dari Real Simple, Senin (23/3/2026), ada beberapa cara menghapus makeup tanpa menggunakan pembersih makeup. Apa saja?

Baca juga: 4 Langkah Membersihkan Makeup dengan Micellar Water

Bahan alternatif pengganti makeup remover

1. Minyak zaitun

Pakar kecantikan sekaligus pendiri Spa Chicks On The Go di New York City, Amerika Serikat (AS), Marie Watkinson, mengungkapkan bahwa minyak zaitun bisa menjadi pengganti pembersih makeup.

“Ini adalah cara yang luar biasa dan mudah untuk menghapus riasan mata. Basahi kapas terlebih dahulu dengan sedikit air, lalu tambahkan minyak zaitun dalam jumlah banyak. Usapkan ke area sekitar mata untuk menghapus riasan mata termasuk maskara dalam sekejap," tutur dia.

Minyak zaitun biasanya merupakan minyak yang bersih dan tidak diproses, sehingga tidak akan menyebabkan jerawat. Minyak ini juga memiliki efek melembutkan dan melembapkan.

Baca juga: Apakah Minyak Zaitun Dapat Mencerahkan Ketiak Gelap? 

2. Minyak kelapa

Ilustrasi minyak kelapa. Blondo yang merupakan sisa pembuatan minyak kelapa secara tradisional adalah salah satu kuliner lawas yang penuh dengan nostalgia.


Freepik/chaded Ilustrasi minyak kelapa. Blondo yang merupakan sisa pembuatan minyak kelapa secara tradisional adalah salah satu kuliner lawas yang penuh dengan nostalgia.

Pakar kecantikan dan pendiri Blue Water Spa di New York, AS, Rachel Lozina, mengungkap, minyak apa pun biasanya merupakan pilihan yang bagus.

“Minyak melarutkan kotoran dan riasan pada kulit, dan benar-benar mengubah segalanya sehingga ketika kamu menggunakan sabun muka semuanya akan terangkat dengan bersih,” jelas dia.

Jika tak punya pembersih wajah yang biasa, kamu bisa menggunakan minyak kelapa. Tetapi perlu diingat bahwa minyak ini lebih cocok untuk orang dengan kulit kering dibandingkan kulit berminyak atau berjerawat. Setelah itu pastikan untuk membilasnya hingga benar-benar bersih.

Baca juga: 5 Cara Ampuh Menghempas Komedo Hitam dari Pori-pori

3. Minyak jojoba

Minyak unggulan lain yang dapat kamu gunakan adalah minyak jojoba. Minyak ini secara efisien melarutkan riasan dan kotoran tanpa menghilangkan minyak alami kulit.

“Minyak jojoba sangat mirip dengan sebum alami yang diproduksi oleh kulit, sehingga tidak komedogenik atau menyumbat pori,” jelas pakar kecantikan sekakligus pendiri asthetik skinare Alexis Pfropper.

Minyak ini cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan berjerawat.

4. Minyak dan sedikit soda kue

Menurut pakar kecantikan dan pendiri Elina Organics, Elina Fedotova, foundation berbahan dasar silikon bisa cukup sulit untuk dibersihkan. Ia menyarankan untuk mencampur minyak apapun dengan sedikit soda kue.

"Ini akan menghilangkan lebih banyak residu dari silikon. Namun, saya tidak menyarankan menggunakan soda kue di sekitar mata; hanya untuk bagian wajah lainnya," kata dia.

Baca juga: Alasan Kenapa Membersihkan Wajah Itu Penting

Ilustrasi lidah buaya. Ilustrasi lidah buaya.

Halaman:


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau