Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 25 Maret 2026, 11:00 WIB
Nabilla Ramadhian,
Lusia Kus Anna

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Membersihkan wajah selalu dianggap sebagai tahapan paling esensial dalam seluruh rangkaian rutinitas kecantikan sehari-hari.

Ritual harian ini berfungsi untuk menyingkirkan debu polusi, kelebihan produksi sebum, hingga sisa produk kosmetik yang menempel di permukaan kulit setelah seharian beraktivitas.

Selain menjaga kebersihan pori-pori secara menyeluruh, mencuci muka juga berperan sangat penting untuk mempersiapkan kanvas kulit agar mampu menyerap berbagai produk perawatan selanjutnya secara optimal.

Mencuci muka sangatlah sederhana. Kamu cukup mengaplikasikan sabun, membilasnya dengan air, dan mengeringkannya. Sayangnya, rutinitas kerap tidak membuahkan hasil yang diinginkan.

Baca juga: Jangan Asal, Ini Frekuensi Cuci Muka Tepat Sesuai Jenis Kulit

Berikut ragam tanda kamu belum membersihkan wajah dengan benar, melansir Vogue India, Rabu (25/3/2026).

Tanda wajah belum bersih

1. Sisa makeup masih menempel

Indikasi pertama yang paling mudah dikenali adalah ketika kamu mengusapkan kapas yang telah dibasahi toner ke wajah setelah mencuci muka, tetapi masih mendapati noda foundation atau bedak yang tertinggal.

Hal ini membuktikan bahwa proses pembersihan belum dilakukan secara menyeluruh. Makeup yang dirancang tahan air atau berbahan dasar minyak hanya dapat dihapus oleh pembersih berbahan dasar minyak pula.

“Gunakan micellar water berbasis air atau minyak sesuai jenis kulit untuk melarutkan makeup,” kata dokter spesialis kulit yang berbasis di Mumbai, India, dr. Pallavi Sule.

"Kamu juga bisa melakukan double cleansing dengan cleansing balm dan kemudian gentle leanser (pembersih wajah berformula lembut) untuk memastikan semua produk hilang,” sambung dia.

Baca juga: Kulit Wajah Seperti Ketarik Setelah Cuci Muka Bukan Tanda Bersih

2. Kulit terlalu berminyak atau kering

Tanda selanjutnya bisa dilihat langsung dari sensasi dan tekstur kulit pasca-mencuci muka.

Jika wajah terasa sangat kering dan tertarik, atau justru memproduksi sebum secara berlebihan tak lama setelah dibilas, artinya formulasi sabun yang digunakan belum tepat.

Pemilihan produk pembersih wajah harus disesuaikan dengan masalah spesifik yang sedang dihadapi.

"Jika memiliki kulit kering dan menggunakan pembersih yang akan menghilangkan sebum dari kulit, kamu akan semakin mengiritasi kulit," ungkap dr. Sule.

Baca juga: Kulit Sensitif Mudah Iritasi? Ini Pilihan Skincare yang Perlu Diperhatikan

Jenis kulit yang berbeda akan menentukan berapa kali cuci muka dalam sehari. Jenis kulit yang berbeda akan menentukan berapa kali cuci muka dalam sehari.

Demikian pula, jika kamu menggunakan pembersih yang melembabkan untuk kulit berminyak. Itu akan membuat kulit lebih berminyak.

"Pembersih yang tepat akan menghilangkan minyak berlebih dan menjaga kelembapan tetap utuh," kata dr. Sule.

Halaman:


Terkini Lainnya
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Fashion
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Wellness
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Beauty & Grooming
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Wellness
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Relationship
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
Wellness
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
Fashion
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Wellness
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Wellness
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Wellness
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Wellness
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
Fashion
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Beauty & Grooming
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Relationship
Caption LDR Singkat Aesthetic yang Bikin Jarak Terasa Dekat
Caption LDR Singkat Aesthetic yang Bikin Jarak Terasa Dekat
Wellness
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau