KOMPAS.com - Kinerja keuangan bank digital tepercaya kini menjadi salah satu tolok ukur utama masyarakat ketika memilih layanan perbankan. Pasalnya, tidak semua bank digital mampu membuktikan diri lewat performa yang konsisten.
Lonjakan pertumbuhan bank digital disambut hangat masyarakat, terutama generasi Z dan milenial, karena dinilai praktis, mudah diakses, dan sesuai kebutuhan gaya hidup mereka.
Namun, fakta di lapangan menunjukkan tidak semua bank digital mampu bertahan di tengah persaingan yang ketat. Sejumlah bank sukses menawarkan promosi agresif, tetapi gagal menjaga stabilitas bisnis jangka panjang.
Baca juga: Survei: Bank Digital Jadi Pilihan Aman dan Praktis untuk Transaksi Harian
Di sinilah pentingnya melihat kinerja keuangan bank digital tepercaya. Bank yang mampu menjaga pertumbuhan aset, menekan biaya operasional, dan meraih laba bersih berkelanjutan menjadi andalan nasabah karena kinerjanya terjamin positif.
Krom Bank merupakan salah satu bank digital yang membuktikan keberlanjutan bisnisnya lewat data keuangan.
Sejak meluncurkan aplikasinya, Krom Bank mencatat kenaikan signifikan setiap tahun di tiga indikator utama, yakni pertumbuhan aset, dana pihak ketiga (DPK), dan laba bersih.
Baca juga: Krom Bank Diawasi OJK dan BI serta Performa Positif, Bukti Bank Digital yang Aman
Krom Bank konsisten memperbesar total aset dari tahun ke tahun. Berdasarkan laporan keuangan pada Juni 2025, total aset Krom Bank meningkat 89 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 9,32 triliun.
Peningkatan aset secara konsisten menandakan bank digital memiliki portofolio bisnis sehat serta kemampuan ekspansi yang terukur.
Di tengah ekspansi yang agresif, Krom Bank tetap mampu membukukan laba bersih Rp 73,2 miliar pada Juni 2025. Angka ini relatif stabil dibanding tahun sebelumnya karena Krom Bank berhasil meningkatkan rasio pencadangan.
Sementara itu, DPK Krom Bank menyentuh Rp 5,64 triliun pada Juni 2025 atau meningkat 285 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni Rp 1,46 triliun. Capaian ini didorong oleh pertumbuhan pada simpanan berbasis tabungan dan deposito.
Baca juga: Inilah Bank Digital untuk Gen Z dengan Bunga Deposito Terbaik di Indonesia
Meningkatnya DPK mencerminkan kepercayaan masyarakat karena semakin banyak dana yang dihimpun, semakin kuat pula posisi likuiditas bank.
Pada Juni 2025, Krom Bank juga menunjukkan kinerja keuangan bank digital tepercaya melalui laporan pendapatan bunga bersih senilai Rp 730 miliar pada Juni 2025. Angka ini meningkat 80 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 406 miliar.
“Kinerja kami di tahun 2025 ini mencerminkan langkah Krom yang semakin kokoh sebagai bank digital yang agile dengan skalabilitas tinggi,” ujar Presiden Direktur Krom Bank Anton Hermawan, dikutip dari keterangan resminya, Senin (22/9/2025).
Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari strategi bisnis yang solid dan prudent dalam menghadirkan solusi keuangan yang tidak hanya digital-friendly, tetapi juga menjawab kebutuhan nyata para nasabah.
Baca juga: Jadi Tren 2025, Personalisasi dan Gaya Hidup Aktif Jadi Prioritas Nasabah
Kini, generasi muda lebih menaruh kepercayaan pada transparansi laporan keuangan bank digital dibanding sekadar gimmick promosi.