Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bank Nano Syariah meluncurkan gerakan Generasi Syariah.
Ini merupakan upaya mendorong generasi muda menjadikan prinsip keuangan syariah sebagai bagian dari gaya hidup modern yang dinilai lebih bermakna dan berdampak.
Inisiatif tersebut diperkenalkan sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi sekaligus inklusi keuangan syariah di Indonesia, terutama di kalangan generasi muda.
Baca juga: Rencana Merger 2 Fintech Syariah Gagal, OJK Sebut Belum Ada Kesepakatan
Ilustrasi keuangan syariah, ekonomi syariah.Nanobank Syariah menyebut, meskipun tingkat pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah terus meningkat, pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah dalam aktivitas finansial sehari-hari masih perlu didorong.
Melalui gerakan Generasi Syariah, perusahaan berharap prinsip-prinsip syariah dapat lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, khususnya generasi muda yang semakin aktif menggunakan layanan keuangan digital.
Direktur Corporate Banking Nanobank Syariah Soejanto mengatakan, gerakan ini dirancang untuk membangun cara pandang baru terhadap nilai-nilai syariah dalam kehidupan modern.
“Generasi Syariah bukan sekadar label keagamaan, tetapi sebuah gerakan bagi mereka yang ingin menjalani hidup dengan cara yang lebih baik. Kami ingin menunjukkan bahwa syariah bukan sesuatu yang kaku, melainkan kompas dalam berpikir, memilih, dan bertransaksi secara lebih bijak dan berdampak,” ujar Soejanto dalam siaran pers, Sabtu (7/3/2026).
Baca juga: Ekonomi Syariah dan Inovasi Pembiayaan Pembangunan
Menurut dia, nilai-nilai syariah dapat diintegrasikan dalam berbagai keputusan finansial sehari-hari, mulai dari cara mengelola penghasilan hingga memilih produk keuangan yang digunakan.
Ilustrasi keuangan syariah, ekonomi syariah.Direktur Utama Nanobank Syariah Halim mengatakan, peluncuran gerakan Generasi Syariah juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan dampak yang lebih luas, tidak hanya melalui layanan perbankan tetapi juga kontribusi sosial.
Ia menyatakan, pertumbuhan bisnis perusahaan diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan manfaat bagi masyarakat.
“Bagi Nanobank Syariah, pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan kebermanfaatan sosial. Karena itu kami berkomitmen untuk terus menyalurkan zakat penghasilan dan infaq karyawan melalui BAZNAS,” kata Halim.
Baca juga: KNEKS Soroti Dampak Spin-off UUS: Banyak Bank Syariah Skala Kecil
Dalam momentum peluncuran tersebut, Nanobank Syariah juga menyalurkan donasi melalui kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Penyaluran donasi ini disebut sebagai salah satu bentuk komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Gerakan Generasi Syariah juga diiringi dengan berbagai inisiatif yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan generasi muda terhadap keuangan syariah.
Melalui kampanye ini, Nanobank Syariah menghadirkan sejumlah program edukasi, termasuk kampanye digital serta podcast edukasi bertajuk “Obrolan Abu-Abu”.
Program tersebut dirancang untuk membahas berbagai topik yang berkaitan dengan gaya hidup, keuangan, dan nilai-nilai syariah dalam konteks kehidupan modern.
Baca juga: Kelola THR, Masyarakat bisa Investasi ke Obligasi Negara hingga Reksadana Syariah
Selain itu, perusahaan juga mendorong pembentukan komunitas yang diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk berbagi gagasan serta mendorong aktivitas positif yang sejalan dengan prinsip syariah.
Menurut Nanobank Syariah, pendekatan berbasis komunitas dinilai penting karena dapat membantu memperluas jangkauan literasi keuangan syariah sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat.
IlustrasiSejalan dengan kampanye tersebut, Nanobank Syariah juga mengembangkan sejumlah layanan perbankan yang ditujukan untuk mendukung gaya hidup syariah yang dinilai lebih modern dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Beberapa fitur yang diperkenalkan antara lain Auto Donation, layanan wakaf tunai, serta fasilitas perencanaan ibadah haji melalui platform digital Nanobank Syariah.
Baca juga: Anggito Kritik Kewajiban Spin Off Unit Usaha Syariah, Soroti Risiko Pengerdilan
Fitur Auto Donation, misalnya, memungkinkan nasabah menyalurkan donasi secara otomatis sesuai dengan pengaturan yang telah ditentukan.
Sementara itu, layanan wakaf tunai memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan wakaf melalui layanan perbankan digital.
Selain itu, perusahaan juga menghadirkan layanan perencanaan ibadah haji yang terintegrasi dengan platform digital mereka, sehingga nasabah dapat mengatur rencana keuangan untuk kebutuhan ibadah secara lebih terstruktur.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Nanobank Syariah berharap konsep Generasi Syariah dapat menjadi bagian dari gaya hidup finansial generasi muda di Indonesia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangArtikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya