Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kala Jalan Trunojoyo Jadi Lautan Anak Muda Bandung Pemburu Streetwear

Kompas.com, 20 Maret 2026, 14:04 WIB
Agie Permadi,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Jalan Trunojoyo merupakan kiblat streetwear lokal yang menjadi saksi bisu perkembangan distribution store (Distro) di kota Bandung.

Setiap jelang Hari Raya Idul Fitri, jalan ini kerap menjadi lokasi buruan fesyen.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tampak anak-anak muda Bandung memadati lokasi Jalan Trunojoyo.

Bagaimana tidak, daerah ini merupakan magnet fesyen yang mana banyak distro-distro ternama tumbuh berkembang.

Baca juga: Kisah Para Pekerja Migas Lebaran di Tengah Laut Demi Menjaga Energi

Belum lagi jelang Lebaran ini, stan semi permanen yang menjual berbagai macam baju fesyen mewarnai di sepanjang jalan tersebut.

Warga yang memadati lokasi itu tampak berburu streetwear tren terbaru dengan harga promo yang menarik.

Momen jelang Lebaran ini menjadi berkah tersendiri bagi pedagang baju di sekitar lokasi, seperti yang dialami Reno (33). Bersama dengan seorang temannya, Reno yang sudah berjualan pakaian sejak tahun 2016 ini sudah biasa berjualan dengan stan permanen setiap bulan Ramadhan di lokasi tersebut.

"Kalau di sini dari tahun 2017 setiap Lebaran pasti buka di sini," kata Reno ditemui di lokasi.

Biasanya, Reno dan temannya berjualan di Jalan Diponegoro.

Lokasi Jalan Trunojoyo sendiri menjadi pilihan untuk berdagang lantaran lokasinya yang strategis dan kerap menjadi buruan anak muda Bandung setiap bulan Ramadhan atau jelang Lebaran.

"Banyak anak muda yang datang ke distro, yang lumayan kecipratan sama distronya juga," katanya.

Tak tanggung, selama bulan Ramadhan membuka stan, Reno dapat meraup untung hingga 50 persen dari penjualan kaus t-shirt hingga jaket.

"Omzet tahun ini alhamdulillah naik 50 persen, lebih tinggi sih dibandingkan tahun kemarin," serunya.

Suasana Jalan Trunojoyo jelang Lebaran kerap menjadi buruan fesyen anak muda bandung, Kamis (19/3/2026)KOMPAS.COM/AGIE PERMADI Suasana Jalan Trunojoyo jelang Lebaran kerap menjadi buruan fesyen anak muda bandung, Kamis (19/3/2026)
Harga yang dijual di kisaran Rp 50.000 hingga yang termahal di kisaran Rp 200.000. "Ya semoga berkah Ramadhan tahun ini jualan saya semakin laris," harapnya.

Hal serupa yang dirasakan Iwa (43), omzet penjualan celana, t-shirt hingga jaket naik di tahun ini. "Lumayan naik 25-35 persen," sebut dia.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau