Editor
JAKARTA, KOMPAS.com – Program pemberian susu gratis di sejumlah sekolah mulai menunjukkan dampak pada peningkatan semangat belajar anak sekaligus menjadi bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini.
Di SDN 001 Biatan Ilir, Berau, Kalimantan Timur, perubahan tersebut dirasakan oleh orang tua murid. Anak-anak kini lebih antusias berangkat ke sekolah sejak adanya Program Susu Sehat Bernutrisi (SEHATI).
“Saya sebagai perwakilan orang tua murid berterima kasih atas Program SEHATI dari PT DLJ karena turut membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak,” ujar Kartini, melalui keterangannya, Selasa (31/3/2026).
“Anak-anak juga sering bercerita dengan antusias setiap pulang sekolah setelah mendapat susu, bahwa susunya enak dan membuat mereka lebih semangat belajar,” lanjutnya.
Kartini menilai, di tengah tantangan memenuhi kebutuhan sehari-hari, kehadiran program ini membantu menjaga keseimbangan asupan gizi anak sekaligus memberikan pengalaman positif di sekolah.
Baca juga: Susu Gratis dari Perusahaan Sawit Perkuat Program Gizi Anak
Dampak serupa juga dirasakan siswa. Zahira, murid kelas 5 SDN 198 Bukit Baling, Muaro Jambi, mengaku program tersebut menjadi momen yang dinantikan di sekolah.
“Saya dan teman-teman sangat senang mendapatkan susu dari PT Brahma Binabakti (BBB). Rasanya segar dan enak,” tuturnya.
“Sehingga membuat kami lebih semangat belajar di kelas dan merasa lebih sehat,” sambung Zahira.
Program SEHATI merupakan bagian dari inisiatif keberlanjutan TAP untuk Negeri yang dijalankan PT Triputra Agro Persada Tbk. Program ini menyasar anak-anak sekolah di wilayah operasional perusahaan, seperti di Jambi, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.
Distribusi susu dilakukan secara rutin dengan tujuan membantu pemenuhan gizi anak sekaligus mendukung proses belajar yang lebih optimal.
Baca juga: Dorong Pengembangan SDM, Prudential Indonesia Beri Akses Belajar di Singapura
Kepala Sekolah SDN 198 Bukit Baling, Fardia Sumroho Alfisiah, menilai program ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga pada motivasi belajar siswa.
“Program ini memberikan tambahan asupan gizi yang penting bagi pertumbuhan anak-anak sekolah dasar, sehingga membantu mendukung kesehatan dan perkembangan mereka di masa belajar,” ujarnya.
“Kami, bersama seluruh majelis guru, menyampaikan terima kasih kepada perusahaan atas kepedulian dan kontribusi nyata melalui program ini,” lanjut Fardia.
Ia berharap program tersebut dapat terus berjalan dan berkembang dalam jangka panjang.
Secara lebih luas, program seperti SEHATI dinilai menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas SDM nasional melalui intervensi gizi sejak usia sekolah. Dengan kondisi fisik yang lebih sehat dan fokus belajar yang meningkat, anak-anak diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan berkontribusi di masa depan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang