Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Program Susu Gratis Sekolah Perkuat Fondasi SDM Sejak Dini

Kompas.com, 31 Maret 2026, 15:57 WIB
Aprillia Ika

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com – Program pemberian susu gratis di sejumlah sekolah mulai menunjukkan dampak pada peningkatan semangat belajar anak sekaligus menjadi bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini.

Di SDN 001 Biatan Ilir, Berau, Kalimantan Timur, perubahan tersebut dirasakan oleh orang tua murid. Anak-anak kini lebih antusias berangkat ke sekolah sejak adanya Program Susu Sehat Bernutrisi (SEHATI).

“Saya sebagai perwakilan orang tua murid berterima kasih atas Program SEHATI dari PT DLJ karena turut membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak,” ujar Kartini, melalui keterangannya, Selasa (31/3/2026).

“Anak-anak juga sering bercerita dengan antusias setiap pulang sekolah setelah mendapat susu, bahwa susunya enak dan membuat mereka lebih semangat belajar,” lanjutnya.

Kartini menilai, di tengah tantangan memenuhi kebutuhan sehari-hari, kehadiran program ini membantu menjaga keseimbangan asupan gizi anak sekaligus memberikan pengalaman positif di sekolah.

Baca juga: Susu Gratis dari Perusahaan Sawit Perkuat Program Gizi Anak

Gizi dan Motivasi Belajar

Dampak serupa juga dirasakan siswa. Zahira, murid kelas 5 SDN 198 Bukit Baling, Muaro Jambi, mengaku program tersebut menjadi momen yang dinantikan di sekolah.

“Saya dan teman-teman sangat senang mendapatkan susu dari PT Brahma Binabakti (BBB). Rasanya segar dan enak,” tuturnya.

“Sehingga membuat kami lebih semangat belajar di kelas dan merasa lebih sehat,” sambung Zahira.

Program SEHATI merupakan bagian dari inisiatif keberlanjutan TAP untuk Negeri yang dijalankan PT Triputra Agro Persada Tbk. Program ini menyasar anak-anak sekolah di wilayah operasional perusahaan, seperti di Jambi, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

Distribusi susu dilakukan secara rutin dengan tujuan membantu pemenuhan gizi anak sekaligus mendukung proses belajar yang lebih optimal.

Baca juga: Dorong Pengembangan SDM, Prudential Indonesia Beri Akses Belajar di Singapura

Investasi SDM Jangka Panjang

Kepala Sekolah SDN 198 Bukit Baling, Fardia Sumroho Alfisiah, menilai program ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga pada motivasi belajar siswa.

“Program ini memberikan tambahan asupan gizi yang penting bagi pertumbuhan anak-anak sekolah dasar, sehingga membantu mendukung kesehatan dan perkembangan mereka di masa belajar,” ujarnya.

“Kami, bersama seluruh majelis guru, menyampaikan terima kasih kepada perusahaan atas kepedulian dan kontribusi nyata melalui program ini,” lanjut Fardia.

Ia berharap program tersebut dapat terus berjalan dan berkembang dalam jangka panjang.

Secara lebih luas, program seperti SEHATI dinilai menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas SDM nasional melalui intervensi gizi sejak usia sekolah. Dengan kondisi fisik yang lebih sehat dan fokus belajar yang meningkat, anak-anak diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan berkontribusi di masa depan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau