JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa (31/3/2026), seiring derasnya aksi jual investor asing di pasar saham domestik.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG terkoreksi 0,61 persen atau turun 43,44 poin ke level 7.048,22 saat penutupan perdagangan Selasa. Sepanjang hari, indeks bergerak dalam rentang cukup lebar dengan level tertinggi di 7.155,55 dan terendah di 7.031,10.
IHSG sempat dibuka menguat di posisi 7.122,99, bahkan menyentuh zona hijau di 7.155. Namun, tekanan jual yang meningkat membuat indeks berbalik arah dan cenderung melemah hingga akhir sesi.
Aktivitas perdagangan tergolong ramai dengan volume mencapai 27,26 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp 14,97 triliun. Frekuensi perdagangan sebanyak 1,74 juta kali transaksi.
Baca juga: Net Buy Asing Capai Rp 3,2 Triliun, Analis Rekomendasikan JPFA, BBRI, dan AADI
Tekanan terhadap IHSG tercermin dari dominasi saham yang melemah. Sebanyak 406 saham ditutup di zona merah, sementara 262 saham menguat dan 151 saham lainnya stagnan.
Sejalan dengan pelemahan indeks, investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 1,28 triliun di seluruh pasar. Rinciannya, net sell di pasar reguler mencapai Rp 1,17 triliun, sementara di pasar tunai dan negosiasi Rp 106,49 miliar.
Tekanan jual asing terutama terjadi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi yang paling banyak dilepas dengan nilai jual bersih mencapai Rp 290,2 miliar.
Disusul, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebesar Rp 118 miliar dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) sebesar Rp 109,9 miliar.
Di sisi lain, asing masih mencatatkan pembelian bersih terbatas pada beberapa saham. Saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatat net buy terbesar sebesar Rp 62,4 miliar, diikuti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 39,3 miliar, serta PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) sebesar Rp 25,4 miliar.
Baca juga: Komisaris MDKA Borong 450.000 Saham, Rogoh Rp 1,39 Miliar
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang