Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Net Sell Asing Rp 1,28 Triliun Seret IHSG ke Zona Merah

Kompas.com, 1 April 2026, 06:30 WIB
Suparjo Ramalan ,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa (31/3/2026), seiring derasnya aksi jual investor asing di pasar saham domestik.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG terkoreksi 0,61 persen atau turun 43,44 poin ke level 7.048,22 saat penutupan perdagangan Selasa. Sepanjang hari, indeks bergerak dalam rentang cukup lebar dengan level tertinggi di 7.155,55 dan terendah di 7.031,10.

IHSG sempat dibuka menguat di posisi 7.122,99, bahkan menyentuh zona hijau di 7.155. Namun, tekanan jual yang meningkat membuat indeks berbalik arah dan cenderung melemah hingga akhir sesi.

Aktivitas perdagangan tergolong ramai dengan volume mencapai 27,26 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp 14,97 triliun. Frekuensi perdagangan sebanyak 1,74 juta kali transaksi.

Baca juga: Net Buy Asing Capai Rp 3,2 Triliun, Analis Rekomendasikan JPFA, BBRI, dan AADI

Tekanan terhadap IHSG tercermin dari dominasi saham yang melemah. Sebanyak 406 saham ditutup di zona merah, sementara 262 saham menguat dan 151 saham lainnya stagnan.

Sejalan dengan pelemahan indeks, investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 1,28 triliun di seluruh pasar. Rinciannya, net sell di pasar reguler mencapai Rp 1,17 triliun, sementara di pasar tunai dan negosiasi Rp 106,49 miliar.

Tekanan jual asing terutama terjadi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi yang paling banyak dilepas dengan nilai jual bersih mencapai Rp 290,2 miliar.

Disusul, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebesar Rp 118 miliar dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) sebesar Rp 109,9 miliar.

Di sisi lain, asing masih mencatatkan pembelian bersih terbatas pada beberapa saham. Saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatat net buy terbesar sebesar Rp 62,4 miliar, diikuti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 39,3 miliar, serta PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) sebesar Rp 25,4 miliar.

Baca juga: Komisaris MDKA Borong 450.000 Saham, Rogoh Rp 1,39 Miliar

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau