Editor
JAKARTA, KOMPAS.com – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memperluas langkah ekspansi internasional dengan menggandeng INPEX Corporation untuk menjajaki peluang proyek hulu minyak dan gas bumi di Indonesia dan Asia Tenggara.
Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang diteken Direktur Utama PHE Awang Lazuardi dan Managing Executive Officer & Senior Vice President Asia Projects INPEX Corporation Akihiro Watanabe dalam Forum Bisnis Indonesia–Jepang di Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026).
Direktur Manajemen Risiko PHE Whisnu Bahriansyah menegaskan, kerja sama ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat daya saing global.
“Kolaborasi ini mencerminkan keseriusan PHE dalam memperluas strategic partnership di tingkat internasional,” ujar Whisnu dalam Forum Bisnis Indonesia–Jepang di Tokyo, Jepang, dalam keterangan pers, Rabu (1/4/2026).
Ia menambahkan, sinergi dengan INPEX diyakini dapat membuka peluang pengembangan proyek migas yang tidak hanya bernilai komersial.
“Kami percaya sinergi dengan INPEX akan membuka peluang pengembangan proyek-proyek migas yang tidak hanya bernilai komersial, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan energi Indonesia dan kawasan,” lanjutnya.
Baca juga: PHE Siapkan 800 Sumur Baru untuk Jaga Produksi Migas di Tengah Tantangan Energi
Penandatanganan MoU ini menjadi sinyal penguatan kolaborasi kedua perusahaan dalam menangkap peluang bisnis migas di tengah meningkatnya kebutuhan energi kawasan.
Kerja sama tersebut juga mempertegas hubungan panjang antara PHE dan INPEX yang sebelumnya telah terjalin melalui sejumlah proyek strategis, termasuk pengembangan Proyek Abadi di Indonesia serta kolaborasi di Blok SK510 Malaysia.
MoU ini bersifat sebagai kerangka kerja strategis awal yang akan menjadi fondasi untuk penjajakan peluang bisnis, studi bersama, hingga potensi pengembangan proyek di masa mendatang.
Baca juga: PHE Catat Efisiensi Rp 10,67 Triliun Sepanjang 2025
Melalui kolaborasi ini, PHE menegaskan posisinya sebagai perusahaan hulu migas nasional yang aktif membangun kemitraan global sekaligus mendukung peran Indonesia di industri energi Asia Tenggara.
Selain itu, perusahaan juga menekankan komitmen terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pengelolaan bisnisnya.
PHE menjalankan kebijakan Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan fraud serta menjaga perusahaan tetap bersih dari praktik penyuapan, antara lain melalui implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berstandar ISO 37001:2016.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang