Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aliansi PHE–INPEX Dibuka, Bidik Proyek Migas Asia Tenggara

Kompas.com, 1 April 2026, 13:41 WIB
Aprillia Ika

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memperluas langkah ekspansi internasional dengan menggandeng INPEX Corporation untuk menjajaki peluang proyek hulu minyak dan gas bumi di Indonesia dan Asia Tenggara.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang diteken Direktur Utama PHE Awang Lazuardi dan Managing Executive Officer & Senior Vice President Asia Projects INPEX Corporation Akihiro Watanabe dalam Forum Bisnis Indonesia–Jepang di Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026).

Direktur Manajemen Risiko PHE Whisnu Bahriansyah menegaskan, kerja sama ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat daya saing global.

“Kolaborasi ini mencerminkan keseriusan PHE dalam memperluas strategic partnership di tingkat internasional,” ujar Whisnu dalam Forum Bisnis Indonesia–Jepang di Tokyo, Jepang, dalam keterangan pers, Rabu (1/4/2026).

Ia menambahkan, sinergi dengan INPEX diyakini dapat membuka peluang pengembangan proyek migas yang tidak hanya bernilai komersial.

“Kami percaya sinergi dengan INPEX akan membuka peluang pengembangan proyek-proyek migas yang tidak hanya bernilai komersial, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan energi Indonesia dan kawasan,” lanjutnya.

Baca juga: PHE Siapkan 800 Sumur Baru untuk Jaga Produksi Migas di Tengah Tantangan Energi

Perluas Jejak Regional

Penandatanganan MoU ini menjadi sinyal penguatan kolaborasi kedua perusahaan dalam menangkap peluang bisnis migas di tengah meningkatnya kebutuhan energi kawasan.

Kerja sama tersebut juga mempertegas hubungan panjang antara PHE dan INPEX yang sebelumnya telah terjalin melalui sejumlah proyek strategis, termasuk pengembangan Proyek Abadi di Indonesia serta kolaborasi di Blok SK510 Malaysia.

MoU ini bersifat sebagai kerangka kerja strategis awal yang akan menjadi fondasi untuk penjajakan peluang bisnis, studi bersama, hingga potensi pengembangan proyek di masa mendatang.

Baca juga: PHE Catat Efisiensi Rp 10,67 Triliun Sepanjang 2025

Dorong Ketahanan Energi dan ESG

Melalui kolaborasi ini, PHE menegaskan posisinya sebagai perusahaan hulu migas nasional yang aktif membangun kemitraan global sekaligus mendukung peran Indonesia di industri energi Asia Tenggara.

Selain itu, perusahaan juga menekankan komitmen terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pengelolaan bisnisnya.

PHE menjalankan kebijakan Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan fraud serta menjaga perusahaan tetap bersih dari praktik penyuapan, antara lain melalui implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berstandar ISO 37001:2016.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Sulfur di Tengah Gejolak Global
Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Sulfur di Tengah Gejolak Global
Industri
Proyek Tambak Udang Rp 7,2 Triliun di NTT Dikebut, Sebagian Mulai Beroperasi Tahun Depan
Proyek Tambak Udang Rp 7,2 Triliun di NTT Dikebut, Sebagian Mulai Beroperasi Tahun Depan
Ekbis
Rupiah Menguat ke Rp 16.979, Pasar Cermati Sinyal Reda Konflik Timur Tengah
Rupiah Menguat ke Rp 16.979, Pasar Cermati Sinyal Reda Konflik Timur Tengah
Ekbis
Tambak Udang Sumba Diproyeksi Serap 8.820 Tenaga Kerja, Bidik Devisa Rp 4,5 Triliun per Tahun
Tambak Udang Sumba Diproyeksi Serap 8.820 Tenaga Kerja, Bidik Devisa Rp 4,5 Triliun per Tahun
Ekbis
Proyek Tambak Udang Rp 7,2 Triliun di Sumba Dibiayai Pinjaman Asing
Proyek Tambak Udang Rp 7,2 Triliun di Sumba Dibiayai Pinjaman Asing
Ekbis
Menaker Akan Evaluasi Imbauan WFH Swasta, BUMN, dan BUMD dalam 2 Bulan
Menaker Akan Evaluasi Imbauan WFH Swasta, BUMN, dan BUMD dalam 2 Bulan
Ekbis
Stok BBM Indonesia Aman, Pertamina: Cadangan Dalam Kondisi Cukup
Stok BBM Indonesia Aman, Pertamina: Cadangan Dalam Kondisi Cukup
Ekbis
Jamkrindo Syariah Bukukan Laba Bersih Rp 141,03 Miliar pada 2025
Jamkrindo Syariah Bukukan Laba Bersih Rp 141,03 Miliar pada 2025
Syariah
Danamon (BDMN) Setor Dividen Rp 142,19 per Saham, Total Rp 1,4 Triliun dari Laba 2025
Danamon (BDMN) Setor Dividen Rp 142,19 per Saham, Total Rp 1,4 Triliun dari Laba 2025
Ekbis
Wisman Tumbuh Dua Digit, Turis China Melonjak Tajam pada Februari 2026
Wisman Tumbuh Dua Digit, Turis China Melonjak Tajam pada Februari 2026
Ekbis
Tambak Udang KKP di Waingapu Ditargetkan Produksi 52.000 Ton per Tahun
Tambak Udang KKP di Waingapu Ditargetkan Produksi 52.000 Ton per Tahun
Ekbis
Efisiensi MBG: Demi Keadilan Gizi dan Tanggung Jawab Fiskal
Efisiensi MBG: Demi Keadilan Gizi dan Tanggung Jawab Fiskal
Ekbis
WFH 1 Hari per Pekan, Hak Pekerja Wajib Tetap Dibayar Penuh
WFH 1 Hari per Pekan, Hak Pekerja Wajib Tetap Dibayar Penuh
Ekbis
Diskon Tarif Listrik Rp 10.000 Via PLN Mobile, Cek Cara Mendapatkannya
Diskon Tarif Listrik Rp 10.000 Via PLN Mobile, Cek Cara Mendapatkannya
Ekbis
Empat Hari Kerja, Tujuh Hari Berpikir: ASN Bekerja atau Sekadar Hadir?
Empat Hari Kerja, Tujuh Hari Berpikir: ASN Bekerja atau Sekadar Hadir?
Ekbis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau