Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Profil Bupati Lebak Hasbi Jayabaya dan Wakil Bupati Amir Hamzah yang Berseteru Saat Halalbihalal

Kompas.com, 31 Maret 2026, 17:49 WIB
Acep Nazmudin,
Icha Rastika

Tim Redaksi

Menanggapi pernyataan tersebut, Amir yang saat itu duduk di barisan depan terlihat berdiri dari kursinya dan hendak menghampiri Hasbi yang berada di mimbar.

Namun, langkah Amir dihalangi oleh sejumlah ASN yang berada di lokasi.

Beberapa pejabat tampak turun tangan untuk meredam situasi, di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Lebak, asisten pribadi bupati, hingga istri bupati.

Upaya penenangan terus dilakukan untuk mencegah ketegangan semakin meluas di tengah berlangsungnya acara.

Baca juga: PDI-P Minta Bupati Lebak Tak Buang Waktu Ribut dengan Wabup dengan Sindir Mantan Napi

Amir kemudian digandeng oleh dua ASN dan diarahkan keluar dari pendopo guna meredakan situasi.

Usai peristiwa tersebut, acara halalbihalal kembali dilanjutkan.

Bupati Lebak melanjutkan rangkaian kegiatan dengan sambutan serta bersalaman dengan para ASN yang hadir.

Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama di lingkungan pendopo.

Namun, Wakil Bupati Amir Hamzah tidak tampak mengikuti rangkaian penutup tersebut.

Klarifikasi Hasbi

Usai acara, Hasbi menegaskan bahwa pernyataannya tidak bermaksud menyudutkan pihak tertentu, melainkan bagian dari gaya komunikasi dan penekanan dalam penyampaian pesan.

“Itu memang intonasi saya seperti itu. Pak Amir Hamzah juga pernah mendapat penghargaan,” ujar Hasbi.

Ia menyebut, status masa lalu yang pernah disandang Amir justru menjadi bagian dari prestasi karena mampu bangkit hingga menjabat sebagai wakil bupati.

Amir Hamzah Kritik Gaya Bicara Hasbi

Sementara itu, Amir Hamzah mengkritisi gaya Bicara Hasbi Jayabaya yang menurutnya kerap berbicara tidak pantas terutama saat di ruang publik.

"Berbicara itu harus lihat situasi ya, lihat konteks kalau kita sedang halal lebih halal yang lebih baik bicaralah tentang persatuan, kerukunan, kemudian apa namanya, saling memaafkan," ujar dia.

Amir juga bilang, kepada dirinya Hasbi kerap menyebut dengan kata-kata si Amir, padahal secara usia, dirinya lebih tua daripada Hasbi.

Amir mengisyaratkan bahwa hubungan dia dengan Hasbi tidak berjalan harmonis dalam masa jabatan mereka, terutama dalam hal koordinasi.

"Bupati soal koordinasi hubungan bukan hanya dengan saya sulit, dengan beberapa pihak susah. Dengan kiai juga banyak yang ngomong ke saya susah menghubungi, dengan saya, ada beberapa kali saya yang gak dibalas, termasuk juga dengan Forkopimda," ujar Amir.

Belakangan,  Hasbi mengaku telah berdamai dengan Wakil Bupati Amir Hamzah usai insiden ketegangan yang dipicu pernyataannya mengenai masa lalu Amir sebagai mantan narapidana ini. 

"Sudah selesai (bersitegangnya) dengan Pak Wakil," ujar Hasbi usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Banten, Andra Soni.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:


Terkini Lainnya
Maaf-maafan, Bupati dan Wabup Lebak Berdamai Usai Ribut Saat Halalbihalal
Maaf-maafan, Bupati dan Wabup Lebak Berdamai Usai Ribut Saat Halalbihalal
Regional
ASN Jateng Mau WFH? Siap-siap Lokasi Rumah Dipantau Ketat lewat 'Tagging'
ASN Jateng Mau WFH? Siap-siap Lokasi Rumah Dipantau Ketat lewat "Tagging"
Regional
Kericuhan Pecah di Mimika, Hujan Panah Warnai Proses Kremasi Korban Pembunuhan
Kericuhan Pecah di Mimika, Hujan Panah Warnai Proses Kremasi Korban Pembunuhan
Regional
Sanksi WFH ASN Kaltim: Tak Absen TPP Dipotong 1 Persen per Hari, Tak Lapor 2 Persen
Sanksi WFH ASN Kaltim: Tak Absen TPP Dipotong 1 Persen per Hari, Tak Lapor 2 Persen
Regional
Masih Ada Parkir Liar di Indomaret Banyumas? Laporkan ke Nomor Ini
Masih Ada Parkir Liar di Indomaret Banyumas? Laporkan ke Nomor Ini
Regional
Natalius Pigai, Penguatan HAM, dan Masa Depan Indonesia...
Natalius Pigai, Penguatan HAM, dan Masa Depan Indonesia...
Regional
Soal WFH Tiap Jumat, Bupati Ende: Kita Sudah Mulai Sejak Awal Tahun
Soal WFH Tiap Jumat, Bupati Ende: Kita Sudah Mulai Sejak Awal Tahun
Regional
Sekolah Ini Bikin Orang Tua Tak Bisa Dibohongi Absensi Anak lewat Aplikasi 'Si Apik'
Sekolah Ini Bikin Orang Tua Tak Bisa Dibohongi Absensi Anak lewat Aplikasi "Si Apik"
Regional
Soal Kebijakan WFH, Wali Kota Ambon: Kita Sudah Lakukan, Tinggal Disesuaikan Saja
Soal Kebijakan WFH, Wali Kota Ambon: Kita Sudah Lakukan, Tinggal Disesuaikan Saja
Regional
Dua Nelayan di Indramayu Hilang Misterius Saat Melaut, Tim SAR Dikerahkan Pencarian
Dua Nelayan di Indramayu Hilang Misterius Saat Melaut, Tim SAR Dikerahkan Pencarian
Regional
302 Dapur MBG di NTB Ditutup Sementara Lantaran Tak Penuhi Standar SLHS dan IPAL
302 Dapur MBG di NTB Ditutup Sementara Lantaran Tak Penuhi Standar SLHS dan IPAL
Regional
Seluruh Indomaret di Banyumas Bebas Parkir Mulai 1 April
Seluruh Indomaret di Banyumas Bebas Parkir Mulai 1 April
Regional
Kisah Ahmad Zaki, Guru di Bojonegoro Lari 4 Km ke Sekolah Pakai Seragam Dinas
Kisah Ahmad Zaki, Guru di Bojonegoro Lari 4 Km ke Sekolah Pakai Seragam Dinas
Regional
Karhutla Riau Belum Padam, 2,45 Juta Liter Air Dijatuhkan ke Titik Api
Karhutla Riau Belum Padam, 2,45 Juta Liter Air Dijatuhkan ke Titik Api
Regional
Komisi II DPR Sebut WFH ASN Jadi Strategi Tekan Impor BBM dan Hemat APBN
Komisi II DPR Sebut WFH ASN Jadi Strategi Tekan Impor BBM dan Hemat APBN
Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
Profil Bupati Lebak Hasbi Jayabaya dan Wakil Bupati Amir Hamzah yang Berseteru Saat Halalbihalal
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat