MALANG, KOMPAS.com - Wali Kota Malang Wahyu Hidayat meminta aparatur sipil negara (ASN) yang tetap wajib ke kantor pada hari Jumat memakai sepeda atau angkutan umum.
Kebijakan ini berlaku bagi pejabat struktural eselon II dan III, yang memang tetap diwajibkan untuk masuk. Sementara untuk pegawai level staf akan menyesuaikan dengan aturan teknis work from home (WFH) yang masih belum turun dari pemerintah pusat.
“Kita sudah tetapkan setiap Jumat ASN bersepeda ke kantor. Jarak di dalam kota relatif dekat. Kalau tidak punya sepeda, bisa naik angkutan umum,” kata Wahyu di Malang, Jawa Timur, Rabu (1/4/2026).
Baca juga: ASN WFH Setiap Jumat, Gubernur Sumsel: Saya Pelajari Dulu
Dengan WFH dan sepeda, ia berharap, dapat menghemat pengeluaran untuk konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
Sementara itu, saat disinggung mengenai kemungkinan pembelian kendaraan listrik untuk menekan konsumsi BBM, ia menekankan, hal itu belum menjadi prioritas.
Pasalnya, pembelian kendaraan listrik berpotensi memakan anggaran tambahan.
“Kalau mau beli mobil listrik silakan, tapi itu berarti harus beli lagi. Sementara dengan WFH dan bersepeda saja, kita sudah bisa mengurangi pemakaian BBM,” tuturnya.
Untuk kendaraan dinas, Pemkot Malang juga belum merencanakan konversi ke kendaraan listrik dalam waktu dekat.
Selain harus melalui proses pengajuan anggaran, langkah tersebut belum dianggap sebagai kebutuhan mendesak.
“Sementara ini kita tidak kepikiran mau beli mobil baru, kita menggunakan sepeda saja sudah cukup lebih sehat juga,” pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang