Unboxing dan Hands-on Asus Zenfone 10, HP Mini Bertenaga Besar

Kompas.com, 2 Oktober 2023, 11:00 WIB
Oik Yusuf,
Reska K. Nistanto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Zenfone 10 akhirnya resmi dipasarkan di Indonesia. Ponsel terbaru dari Asus tersebut ditawarkan dalam lima varian warna dan dua pilihan konfigurasi memori.

Dari segi desain, Asus Zenfone 10 tetap mengedepankan konsep HP mungil dengan layar AMOLED berdiagonal 5,9 inci (2.400 x 1.080 piksel, 144 Hz, Gorilla Glass Victus) dan bobot hanya 172 gram.

Baca juga: HP Asus Zenfone 10 Resmi Masuk Indonesia, Ini Harganya

KompasTekno menerima unit Zenfone 10 varian warna hitam 8 GB/ 128 GB dan menjajalnya barang sejenak. Berikut hasil penelusuran singkatnya.

Aksesori komplet

Asus Zenfone 10 datang dalam kotak kemasan berwarna putih. Logo dan tulisan "Asus Zenfone 10" di permukaannya memiliki warna senada sehingga nyaris tak terlihat. Di bagian belakang terdapat keterangan spesifikasi singkat seperti biasa.

Kelengkapan aksesori yang disertakan Asus dalam kemasan Zenfone 10 terbilang komplit. Selain unit ponsel, pembeli akan mendapatkan booklet panduan singkat, hardcase, SIM card ejector tool, headset 3,5mm, berikut charger dan kabel.

Unit charger yang disertakan di kemasan Asus Zenfone 10 memiliki konektor USB C dan output 30 watt sesuai daya fast charging yang didukung ponsel KOMPAS.com/ OIK YUSUF Unit charger yang disertakan di kemasan Asus Zenfone 10 memiliki konektor USB C dan output 30 watt sesuai daya fast charging yang didukung ponsel

Headset berkabel dengan koneksi 3,5mm terbilang agak jarang ditemukan di kotak kemasan ponsel, terutama kelas atas. Zenfone 10 sendiri memang masih menyediakan tipe konektor jack audio itu, letaknya di sisi atas ponsel.

Baca juga: Asus Indonesia Jual Zenfone 8 Rp 10 Juta, Netizen Heran

Charger yang disertakan memiliki keluaran daya 30 watt, sesuai dengan kemampuan fast charging Zenfone 10. Daya disalurkan lewat konektor USB C sehingga kabel yang disertakan pun merupakan tipe USB C ke USB C.

Deretan aksesori di kotak kemasan Asus Zenfone 10 mencakup hardcase, SIM card ejector tool, kabel USB-C ke USB-C, headset 3,5mm, serta charger 30 wattKOMPAS.com/ OIK YUSUF Deretan aksesori di kotak kemasan Asus Zenfone 10 mencakup hardcase, SIM card ejector tool, kabel USB-C ke USB-C, headset 3,5mm, serta charger 30 watt

Dengan demikian, pengguna langsung bisa memanfaatkan kemampuan pengisian daya cepat dari Zenfone 10 tanpa perlu repot-repot mencari charger dan kabel yang sesuai.

Ringan, mudah digenggam di tangan

Karena ukurannya yang kecil, Asus Zenfone 10 dapat mudah digenggam dan digunakan dengan satu tangan, sesuai dengan slogannya yang berbunyi "Mighty on Hand".

Disebut "mighty" karena ponsel mungil ini dibekali chip teratas Snapdragon 8 Gen 2 dari Qualcomm. Asus bahkan mengklaim bahwa Zenfone 10 lebih kencang dari ponsel flagship lain yang sama-sama menggunakan chip tersebut.

Baca juga: Asus Sesumbar Zenfone 10 Lebih Kencang dari Sesama HP Snapdragon 8 Gen 2

Dengan layar OLED (2.400 x 1.080 piksel, 144 Hz, Gorilla Glass Victus) berdiagonal 5,9 inci, Zenfone 10 dapat digenggam dengan mudah di tangan. Bobotnya pun ringan, sebesar 172 gram KOMPAS.com/ OIK YUSUF Dengan layar OLED (2.400 x 1.080 piksel, 144 Hz, Gorilla Glass Victus) berdiagonal 5,9 inci, Zenfone 10 dapat digenggam dengan mudah di tangan. Bobotnya pun ringan, sebesar 172 gram

Meskipun memiliki layar AMOLED, pemindai sidik jari Asus Zenfone 10 bukan bersifat in-display, melainkan side-mounted, menyatu dengan tombol daya.

Tombol sekaligus fingerprint scanner ini ikut menyediakan sejumlah shortcut berbasis gestur double-tap, long-press, dan swiping. Pengguna bisa memilih fungsi apa yang akan dijalankan lewat masing-masing gestur tersebut.

Pemindai sidik jari Asus Zenfone 10 menyatu dengan tombol daya. Tombol ini sekaligus menyediakan fungsi shortcut berbasis gestur long press, swiping, serta double tap yang bisa dikustomisasiKOMPAS.com/ OIK YUSUF Pemindai sidik jari Asus Zenfone 10 menyatu dengan tombol daya. Tombol ini sekaligus menyediakan fungsi shortcut berbasis gestur long press, swiping, serta double tap yang bisa dikustomisasi

Kamera utama Zenfone 10 tetap beresolusi 50 MP (f/1.9) seperti sebelumnya, dengan stabilisasi (OIS) berbasis gimbal. Resolusi kamera ultra wide sedikit meningkat menjadi 13 MP (f/2.2) dengan cakupan bidang pandang mencapai 120 derajatKOMPAS.com/ OIK YUSUF Kamera utama Zenfone 10 tetap beresolusi 50 MP (f/1.9) seperti sebelumnya, dengan stabilisasi (OIS) berbasis gimbal. Resolusi kamera ultra wide sedikit meningkat menjadi 13 MP (f/2.2) dengan cakupan bidang pandang mencapai 120 derajat

Desain Zenfone 10 sendiri secara keseluruhan bisa dibilang masih identik dengan Zenfone 9 sebelumnya. Perbedaan di antara kedua ponsel terletak di spesifikasi hardware serta konfigurasi kamera yang berbeda untuk kamera ultra wide dan kamera depan.

Harga Asus Zenfone 10

Di Indonesia, Asus menawarkan Zenfone 10 dengan banderol Rp 8.999.000 untuk varian 8 GB/ 128 GB yang tersedia untuk semua varian warna (Midnight Black, Starry Blue, Comet White, Eclipse Red, dan Aurora Green).

Baca juga: Asus ROG Ally Z1 Versi Murah Resmi Meluncur, Indonesia Kapan Kebagian?

Varian 16 GB/ 512 GB, yang hanya tersedia dalam warna Midnight Black, ditawarkan seharga Rp 11.999.000. Untuk melihat penampilan Zenfone 10 selengkapnya, silakan simak foto-foto KompasTekno lewat galeri di tautan berikut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau